Vaksin HPV bikin mandul? Jangan percaya!

Jumat, 27 April 2018 17:19 Reporter : Merdeka
Vaksin HPV bikin mandul? Jangan percaya! Vaksin HPV ©2016 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Vaksin HPV merupakan salah satu cara utama pencegahan kanker serviks. Namun, ada saja wanita yang masih enggan melakukan vaksinasi karena 'termakan' rumor.

Ada anggapan bahwa suntik vaksin HPV dan vaksin-vaksin lainnya berisiko membuat wanita jadi mandul atau osteoporosis. Padahal pendapat itu sama sekali tidak benar.

Ada dua jenis kanker yang bisa dicegah dengan vaksin, yaitu kanker hati dan kanker serviks. Sebab, pemicu munculnya dua jenis kanker ini bukan dikarenakan faktor gaya hidup maupun keturunan (genetik) tapi karena virus Human Papiloma Virus tipe 16 dan 18.

Dan, vaksin HPV bisa menangkal serviks hingga 99 persen!

Terkait pandangan yang salah soal vaksin HPV tersebut, dokter spesialis penyakit dalam dari In Harmony Clinic, Kristoforus Hendra Djaya, menegaskan bahwa vaksin HPV hanya menangkap sel kanker yang masuk ke serviks, sehingga tidak ada efek samping yang ditakutkan itu.

"Memang akan timbul efek ringan setelah divaksin HPV, tapi itu pertanda vaksin bekerja di tubuh pasien. Tubuh menunjukkan reaksi bikin antibodi," kata dia.

Efek yang Dirasakan Setelah Vaksin HPV

Dalam kesempatan itu Kristo menjelaskan, vaksin HPV dibuat semirip mungkin dengan virus, tapi tidak memiliki DNA yang bisa mereplikasi diri, hanya selubung kulit yang kosong.

Sehingga, vaksin itu tidak akan mengubah sel di serviks menjadi ganas.

Apabila setelah vaksin tubuh terasa pegal dan demam, Kristo memastikan bahwa itu hal yang normal. Itu merupakan gejala sampingan tahap ringan yang bisa hilang sendiri dalam kurun waktu tidak lebih dari lima hari.

"Jika lebih dari dua hari masih panas juga, parasetamol cukup untuk meringankan gejala-gejala tersebut," kata Kristo menekankan.

Sumber: Liputan6.com

[ita]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini