Mirip Penyakit Biasa, Gejala Awal HIV/AIDS dan Cara Memastikannya

Kamis, 1 Desember 2022 13:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Mirip Penyakit Biasa, Gejala Awal HIV/AIDS dan Cara Memastikannya Ilustrasi HIV. ©Shutterstock.com/OtnaYdur

Merdeka.com - HIV atau human immunodeficiency virus merupakan penyebab munculnya penyakit AIDS dalam tubuh kita. Penyakit ini perlu diwaspadai karena hingga saat ini belum ada pengobatan yang bisa menyembuhkannya secara sepenuhnya.

Sejumlah hal bisa menjadi penyebab terjadinya masalah kesehatan ini. Pada gejala-gejala awal, penyakit ini kurang menunjukkan suatu kondisi yang khas.

Masalah serius yang bisa disebabkan oleh HIV ini tidak tampak sejak awal. Oleh karena itu, kadang seseorang bisa tanpa sadar sudah terinfeksi oleh masalah kesehatan ini.

Gejala HIV tahap awal tampak seperti masalah kesehatan ringan sehari-hari. Dikumpulkan dari berbagai sumber, berikut sejumlah gejala awal HIV/AIDS yang tampak seperti masalah kesehatan biasa.

2 dari 4 halaman

Gejala Awal HIV/AIDS

Demam

Gejala awal dari penyakit ini dapat berupa demam ringan, sakit tenggorokan, dan pembengkakan kelenjar getah bening. Kondisi ini kerap disepelekan karena tidak terasa terlalu mengganggu dalam kehidupan sehari-hari.

Kelelahan

Munculnya rasa lelah dalam tubuh merupakan salah satu tanda bahwa virus HIV sudah menyerang tubuh. Kondisi ini bisa menyebabkan rasa lelah dan lemah yang dialami.

Nyeri Otot

Nyeri otot ini terjadi sebab terjadi peradangan di kelenjar getah bening. Nyeri ini pun dapat menyerang di sendi dan pangkal paha atau lutut.

3 dari 4 halaman

Hal Lain yang Bisa Menyebabkan

yang bisa menyebabkan

Ruam Kulit

Munculnya ruam kulit serta bisul dan jerawat juga bisa menjadi tanda ketika sudah terinfeksi masalah kesehatan ini. Masalah ini biasanya jarang kita sadari karena permasalahan tersebut kerap kita alami.

Mual, Muntah dan Diare

Diare yang terus menerus dan disertai dengan mual dan muntah juga menjadi tanda terinfeksi masalah kesehatan ini. Kondisi ini bisa muncul karena sistem kekebalan tubuh yang memang menurun.

Berat Badan Berkurang dan Batuk Kering

Batuk kering dan turunnya berat badan secara drastis juga merupakan tanda awal penyakit HIV AIDS. Hal ini terjadi karena lagi-lagi disebabkan virus HIV yang mengganggu kesehatan sel tubuh lain.

4 dari 4 halaman

Tes Mendeteksi HIV/AIDS

Untuk mengenali secara pasti jika seseorang terinfeksi HIV/AIDS, mengetahui gejala saja tak cukup. Perlu dilakukan sejumlah tes berikut:

1.Nucleic Acid Test (NAT)

Tes ini dilakukan dengan mengambil sampel darah untuk mendeteksi apakah terdapat virus tersebut dalam tubuhmu. Tes ini paling efektif dalam mendeteksi HIV/AIDS, namun memiliki harga yang cukup mahal.

2.Tes Antigen/Antibodi

Tes ini digunakan untuk mencari antigen maupun antibodi HIV. Tentu saja tes antigen ini berbeda dengan tes untuk mendeteksi COVID-19. Pada tes antigen untuk HIV ini, yang dicari adalah antigen p24 yang bisa diketahui berdasar sampel darah.

3.Tes Antibodi HIV

Tes antibodi ini bisa dilakukan terhadap darah atau carian dari dalam mulut. Tes antibodi cenderung bisa lebih cepat dalam mendeteksi HIV.

Sejumlah tes tersebut, bisa menjadi cara mengetahui apakah Anda terinfeksi HIV/AIDS. Tentu saja sebelum itu penting untuk mengetahui riwayat seksual dan sejumlah faktor lain untuk mengetahui apakah kamu berisiko terinfeksi HIV/AIDS.

[RWP]

Baca juga:
Ketahui Cara Penularan HIV dalam Tubuh dan Pencegahannya, Perlu Diwaspadai
Nyeri Pada Leher Bisa Jadi Tanda-tanda Sakit Ini, Jangan Disepelekan
CEK FAKTA: Hoaks, Mahasiswa Sebarkan Virus HIV/ AIDS Melalui Pengambilan Sampel Darah

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini