Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Lawan demensia dengan tarian ala Meksiko

Lawan demensia dengan tarian ala Meksiko Ilustrasi tarian meksiko. ©Shutterstock.com/Boykov

Merdeka.com - Danzon, sebuah jenis tari jalanan dari Meksiko diketahui mampu memberikan harapan pada para penderita demensia. Dengan dua kali dansa setiap minggu, mood dan perilaku pasien demensia berubah.

Bersenang-senang, menikmati irama musik, dan berdansa, tampaknya mampu mengurangi sikap acuh tak acuh dan mood buruk yang selalu mengganggu pasien demensia. Dua hal ini biasanya baru bisa hilang setelah konsumsi obat yang sangat kuat.

"Kelas tari ini bisa menenangkan pasien yang selalu berapi-api, memperbaiki mood, dan meningkatkan kualitas hidup pasien demensia," kata peneliti Guzman Garcia yang mengaku mengetahui tarian ini sejak masih kanak-kanak.

"Pasien juga mendapatkan manfaat fisik. Aku melihat kegembiraan yang mereka rasakan ketika melakukan tarian dan orang lain yang melihat. Tawa dan kenangan bahagia yang dihadirkan," tambah Garcia, seperti dilansir oleh Daily Mail (31/08).

Danzon sebenarnya berasal dari Inggris pada abad ke-17 dan populer pada era Jane Austin di Prancis, Haiti, dan Amerika Latin.

Hingga saat ini tarian ini masih populer di Meksiko, dan biasa dilakukan oleh orang-orang yang menginjak usia tua. Staf di Rosewood Villa Residential Home, Newcastle, tempat para pasien tinggal, mengatakan bahwa latihan tarian selama 30 menit bisa merangsang mental dan membuat para pasien semakin aktif.

"Aku menikmati tariannya. Ini mengingatkanku pada kenangan-kenangan indah yang kumiliki," kata Hilda Dumbarton, 92 tahun, salah seorang pasien demensia.

Jadi, tunggu apa lagi? Pasang musiknya, dan menari Danzon sekarang juga untuk mengusir demensia! (mdk/kun)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP