Kasus langka, HIV menular pada pasangan lesbian

Senin, 17 Maret 2014 16:15 Reporter : Kun Sila Ananda
Kasus langka, HIV menular pada pasangan lesbian Ilustrasi virus HIV. ©worldngayon.com

Merdeka.com - Untuk pertama kalinya, peneliti mengonfirmasi adanya kasus penularan virus HIV pada pasangan lesbian. Selama ini penularan virus HIV hanya terjadi pada pasangan heteroseksual dan gay melalui hubungan seksual Petugas kesehatan mengungkap bahwa kasus semacam ini sangat langka, namun sebaiknya pasangan lesbian waspada terhadap kemungkinan semacam ini.

Tes genetik menunjukkan bahwa virus yang terdapat pada dua wanita tersebut memiliki kemiripan hingga 98 persen. Hal tersebut membuktikan bahwa salah satu dari mereka menularkan virus tersebut ke yang lainnya, ungkap ulasan dalam Morbidity and Mortality Weekly Report Issue yang dikeluarkan oleh Centers for Disease Control and Prevention.

Dalam penelitian sebelumnya, wanita yang terinfeksi HIV dari wanita lainnya tak diketahui mendapatkannya melalui hubungan seksual, melainkan akibat injeksi obat atau transfusi, seperti dilansir oleh The New York Times (14/03).

Wanita dalam kasus ini berusia 40 tahun dan tinggal di Houston. Penularan diperkirakan terjadi pada tahun 2012. Salah satu dari mereka terkena infeksi HIV sejak tahun 2009 hingga 2010, namun tidak mengonsumsi obat-obatan. Diperkirakan penularan terjadi akibat penggunaan sex toy pada saat menstruasi atau penggunaan sex toy secara bergantian yang terlalu berlebihan sehingga bisa menyebabkan pendarahan.

Wanita yang baru terinfeksi diketahui tak memiliki hubungan seks dengan orang lain dalam rentang waktu enam bulan sebelum infeksi. Dia juga terbukti negatif dari virus HIV pada tahun 2012. Namun kemudian wanita tersebut memeriksakan e rumah sakit karena gejala seperti flu yang juga mengindikasikan adanya infeksi HIV. Setelah 18 hari pemeriksaan, dia dinyatakan positif terkena HIV.

Dengan adanya kasus ini peneliti menyarankan agar semua penderita HIV lebih berhati-hati ketika berhubungan dengan orang lain. Tetap konsumsi obat untuk menekan penyebaran virus ke darah agar tak menular pada orang-orang terdekat. [kun]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini