Ini Penyebab Mengapa Kita Mudah Sakit saat Musim Pancaroba

Jumat, 30 September 2022 16:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Ini Penyebab Mengapa Kita Mudah Sakit saat Musim Pancaroba ilustrasi sakit. ©2015 Merdeka.com/shutterstock

Merdeka.com - Cuaca ekstrem beberapa saat belakangan bisa menyebabkan panas dan hujan mudah berganti. Kondisi ini bisa menyebabkan seseorang menjadi lebih mudah sakit.

Seseorang mudah terjangkit penyakit di tengah musim pancaroba karena perubahan suhu yang ekstrem dapat mendukung virus atau bakteri penyebab penyakit berkembang biak, kata dokter Debora Sarah Annetta beberapa waktu lalu.

"Pergantian musim membuat pergantian suhu yang ekstrem, mendukung perkembangbiakan beberapa mikroorganisme seperti virus atau bakteri penyebab penyakit," kata Debora yang juga anggota Ikatan Dokter Indonesia.

Saat musim pancaroba, lingkungan berubah menjadi lebih dingin dan kering. Ini juga menyebabkan mukosa atau lapisan jaringan yang membatasi rongga saluran cerna dan saluran napas menjadi kering.

"Akibatnya virus lebih mudah masuk ke dalam tubuh kita," jelas Debora.

2 dari 2 halaman

Ada sejumlah penyakit yang perlu diwaspadai oleh masyarakat di tengah pergantian musim, salah satunya adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Debora mencontohkan gejala yang termasuk dalam ISPA, yakni flu, hidung tersumbat, meriang, batuk juga nyeri tenggorokan.

Penyakit seperti diare dan demam berdarah dengue juga patut diwaspadai karena genangan air yang muncul setelah hujan dapat menjadi tempat berkembang biak nyamuk yang bisa menyebarkan penyakit DBD.

Untuk menjaga kesehatan agar terhindari dari penyakit, masyarakat perlu menerapkan pola hidup sehat. Caranya adalah mengecek kesehatan rutin untuk usia 15 tahun ke atas setiap 6-12 bulan sekali untuk faktor risiko penyakit tidak menular, menghindari rokok, olahraga 30 menit per hari minimal lima hari dalam sepekan.

Sejunlah hal juga penting untuk dilakukan demi menjaga gaya hidup sehat. Hal ini bisa dilakukan dengan menjalani diet seimbang lengkap dengan sayur dan buah, mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak, istirahat cukup dan mengelola stres. [RWP]

Baca juga:
Ketahui Dua Jenis Skrining untuk Deteksi Penyakit Jantung Bawaan
Nyeri Dada Merupakan Keluhan Umum yang Dialami Pasien Serangan Jantung
Tidak Minum Obat secara Rutin Setelah Alami Serangan Jantung, Ini Dampaknya
Dokter Ingatkan untuk Jangan Lewatkan Pemanasan sebelum Berolahraga
Penyakit Jantung Bawaan Bisa Dikenali dari Gejala yang Muncul

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Fakta Kesehatan
  3. Demam
  4. Cuaca Ekstrem
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini