Apa Penyebab Kebotakan Dini Pada Laki-Laki? Simak 5 Faktanya

Sabtu, 14 Mei 2022 14:00 Reporter : magang1
Apa Penyebab Kebotakan Dini Pada Laki-Laki? Simak 5 Faktanya ilustrasi kebotakan. pexels-Karolina Grabowska

Merdeka.com - Rambut rontok sebenarnya memang di alami oleh semua orang, baik itu laki-laki maupun perempuan. Namun laki-laki bisa mengalami kerontokan hebat disertai garis rambut yang semakin mundur dan jumlah rambut yang menipis yang terlihat jelas.

Laki-laki memang lebih sering mengalami kebotakan dini. Perubahan hormon seiring bertambahnya usia mendorong rambut rontok dalam jumlah tinggi. Kebotakan dini pada pria bisa dimulai bahkan pada usia 20 tahunan.

Hal ini tentu bisa membuat khawatir dan mengurangi rasa percaya diri. Anda mungkin bertanya-tanya apa yang menyebabkan kebotakan yang Anda alami.

Nah, simak lima fakta kebotakan dini yang dialami laki-laki untuk memahami kondisi rambut dan tubuh Anda!

2 dari 5 halaman

Apa yang Menjadi Penyebab Kebotakan Dini Pada Laki-Laki?

Seperti yang disebutkan, perubahan hormon memicu kebotakan pada laki-laki. Hormon testosterone banyak diproduksi tubuh setelah masa pubertas. Hormon ini kemudian dipecah menjadi hormon DHT atau dihydrotestosterone.

Hormon ini menyebabkan folikel rambut mengecil seiring berjalannya waktu, menghasilkan helai rambut yang menipis. Lama-kelamaan, folikel rambut semakin kecil sehingga tidak lagi bisa memproduksi helai rambut baru.

Selain hormon, ada beberapa hal yang bisa menyebabkan kebotakan pada laki-laki. Beberapa kondisi medis juga bisa menyebabkan kebotakan secara cepat pada laki-laki.

3 dari 5 halaman

Alopecia areata

Alopecia areata merupakan penyakit autoimun, yaitu ketika sistem imun justru menyerang tubuh—dalam kasus ini, yang diserang folikel rambut. Alopecia areata juga berkaitan dengan infeksi kelenjar tiroid bahkan infeksi gigi.

Seseorang yang mengidap alopecia areata mengalami kebotakan berpola lingkaran yang tersebar di kepala. Lama-kelamaan, kebotakan akan semakin lebar hingga menjadi kebotakan total (alopecia totalis).

Traction alopecia

Rambut yang ditarik secara keras dari akarnya dapat menyebabkan kebotakan. Hal ini bisa disebabkan oleh gaya rambut seperti menguncir, gimbal, kepang, atau kondisi medis lain seperti trikotilomania.

Traction alopecia biasanya dikenali dengan rambut yang berhenti tumbuh dan terasa kasar di bagian belakang kepala di atas leher. Ketika bagian ini tidak lagi terasa kasar tapi licin, maka folikel rambut sudah mati.

4 dari 5 halaman
ilustrasi kebotakan
©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Ilya Andriyanov


Telogen effluvium

Merupakan istilah medis kebotakan rambut karena stres atau trauma yang dialami seseorang. Penyebabnya bisa karena penyakit, operasi, kecelakaan, atau penyebab psikologis. Dalam hal ini, kebotakan yang dialami bersifat tiba-tiba, namun tidak permanen (2-3 bulan).

Begitu seseorang telah sembuh atau dapat mengelola penyebab stres dan traumanya, maka rambut akan kembali tumbuh secara alami—dibarengi dengan gaya hidup yang sehat.

Kondisi Medis/Medikasi Tertentu

Diabetes dan lupus berpotensi menyebabkan kerontokan rambut. Psoriasis yang merupakan kelainan kulit keturunan juga bisa menyerang kulit kepala dan menyebabkan kebotakan rambut temporer.

Selain itu, pengobatan keras bisa menyebabkan kebotakan. Kemoterapi dikenal menjadi penyebab kebotakan pada penderita kanker. Dilansir dari The Hair Center at Helendale, obat antikoagulan (cegah penggumpalan darah) serta suplemen retinoid juga bisa sebabkan kebotakan.

5 dari 5 halaman

Gaya hidup tidak sehat

Kekurangan zat besi, protein, zinc, biotin, vitamin D, dapat menjadi penyebab kerontokan rambut. Konsumsi makanan sehat yang banyak mengandung nutrisi tersebut dan hindari merokok untuk menjaga kesehatan rambut Anda.

Itulah beberapa kondisi yang bisa menyebabkan kebotakan dini yang umum dialami oleh laki-laki. Beberapa jenis kebotakan memang bisa diobati atau hanya bersifat sementara. Tetapi kebotakan pada laki-laki yang mana bersifat genetik ini sulit untuk dihindari.

Beberapa hal yang disarankan biasanya pengobatan Propecia dan Rogaine yang dapat mengurangi kebotakan. Prosedur lain seperti laser rambut dan operasi transplantasi rambut juga bisa menjadi pilihan.

Reporter: Prilisa Septi Hariani

 

[mgs]

Baca juga:
Mengenal Alopecia Areata dan Penyebabnya, Kebotakan Akibat Autoimun
Potret Terbaru Pandji Pragiwaksono Tampil 'Plontos', Ubah Gaya Karena Ini
Menurut Penelitian, Bekerja Terlalu Lama Bisa Membuatmu Mengalami Kebotakan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini