6 Hal yang Bisa Jadi Penyebab Penyakit Paru pada Orang yang Tidak Merokok

Kamis, 3 Oktober 2019 11:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
6 Hal yang Bisa Jadi Penyebab Penyakit Paru pada Orang yang Tidak Merokok Ilustrasi paru-paru. ©Shutterstock.com/Spectral-Design

Merdeka.com - Penyakit Paru Obstruktif Kronik merupakan salah satu jenis penyakit yang banyak diidap masyarakat di Indonesia. Penyakit ini bisa disebabkan oleh sejumlah faktor seperti merokok.

Namun pada sejumlah orang yang tidak merokok, masalah paru-paru ini juga dapat terjadi. Adanya masalah ini bisa disebabkan karena sejumlah faktor dan kondisi yang dimiliki seseorang.

Penyakit Paru Obstruktif Kronik merupakan istilah kolektif yang digunakan untuk menjelaskan rangkaian kondisi paru-paru seperti bronkitis kronis dan emfisema. Penyakit ini tergolong dalam gangguan pernapasan dan tak bisa diobati hanya dengan inhaler.

Faktor risiko terbesar dari Penyakit Paru Obstruktif Kronik ini adalah asap rokok. Namun hal ini juga bisa disebabkan karena sejumlah faktor lain. Dilansir dari Health24, berikut sejumlah hal yang menyebabkan terjadinya Penyakit Paru Obstruktif Kronik.

1 dari 6 halaman

Lingkungan Sekitar

Kondisi lingkungan sekitar bisa menjadi faktor risiko bagi munculnya Penyakit Paru Obstruktif Kronik. Adanya debu, asap, dan sejumlah hal yang muncul di lingkungan sekitar bisa menimbulkan munculnya masalah paru-paru pada seseorang.

Penelitian yang diterbitkan mengungkap bahwa kondisi di tempat kerja yang mengandung paparan gas dan partikel jadi penyebab terjadinya penyakit pari-paru ini. Pada pekerja atau orang yang tinggal di lingkungan industri, masalah ini rentan dialami.

Cara Mengatasinya: Pastikan kondisi udara di lingkungan kerja dan sekitarmu benar-benar bersih. Jika tak yakin, kamu bisa menggunakan alat yang memadai dan penutup hidung untuk mengatasinya.

2 dari 6 halaman

Asap Rokok

Kendati tak merokok, kita masih mungkin terpapar asap rokok milik orang lain. Hal ini bisa meningkatkan peluangmu mengalami masalah ini termasuk sejumlah masalah pernapasan lainnya.

Cara Mengatasinya: Usahakan hindari sebisa mungkin paparan asap rokok dari lingkungan sekitarmu. Menghindari asap rokok bisa membuatmu aman dari sejumlah masalah ini.

3 dari 6 halaman

Masalah Pernapasan Sebelumnya

Memiliki riwayat penyakit pernapasan seperti asma dan bronkitis pada saat kecil bisa jadi penyebab Penyakit Paru Obstruktif Kronik. Berdasar sebuah penelitian, 29 persen penderita Penyakit Paru Obstruktif Kronik memiliki riwayat asma pada diri mereka.

Cara Mengatasinya: Perhatikan gejala penyakit yang kamu alami jika memang memiliki riwayat asma. Selain itu perhatikan kondisi asma yang kamu miliki untuk terhindar atau mengobati lebih awal masalah kesehatan ini.

4 dari 6 halaman

HIV

Terdapat sebuah bukti yang menyebut bahwa HIV bisa memicu atau meningkatkan risiko dari Penyakit Paru Obstruktif Kronik. Infeksi pernapasan yang berulang terjadi bisa menimbulkan efek pada virus di jaringan paru-paru atau karena menurunnya kekebalan tubuh.

Cara Mengatasinya: Untuk menghindari infeksi sekunder akibat HIV ini, sebaiknya rajin berkonsultasi dengan dokter ketika kamu memiliki masalah ini.

5 dari 6 halaman

Faktor Genetik

Kurangnya protein pada hati menjadi penyebab dari lima persen kasus Penyakit Paru Obstruktif Kronik. Protein khusus di dalam tubuh yang jadi penyebab masalah ini biasanya disebabkan karena faktor genetik.

Cara Mengatasinya: Perhatikan riwayat keluarga apakah ada penyakit paru-paru atau tidak. Jika memang ada dan keluargamu tak merokok, hal ini bisa menjadi penanda adanya risiko masalah paru-paru tersebut.

6 dari 6 halaman

Usia

Seseorang dengan usia di atas 40 tahun memiliki risiko lebih tinggi mengalami Penyakit Paru Obstruktif Kronik dan bakal terus meningkat seiring usia. Terdapat bukti bahwa penuaan bisa menyebabkan abnormalitas di paru-paru yang berhubungan dengan Penyakit Paru Obstruktif Kronik.

Cara Mengatasinya: ketika tampak gejala dari masalah pernapasan, jangan meremehkannya. Segera ke dokter untuk periksakan diri dan hindari masalah lebih lanjut. [RWP]

Baca juga:
Rokok Elektrik Disarankan Tidak Jadi Pengganti Rokok Konvensional
Kenali Gejala, Penyebab, dan Sejumlah Hal Lain Mengenai Pneumonia
Kenali Penyebab Munculnya Bronkitis Akut dan Waspadai Pencegahannya
Begini Cara Siasati Olahraga di Kala Polusi Udara Tak Kunjung Membaik
Kendati Dianggap Sebagai Pengganti Rokok Tembakau, Rokok Elektrik Masih Membahayakan

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini