Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

10 Racun berbahaya yang bisa terkandung dalam alat masak yang kamu gunakan (Part 1)

10 Racun berbahaya yang bisa terkandung dalam alat masak yang kamu gunakan (Part 1) Ilustrasi wajan teflon. The Spruce

Merdeka.com - Demi menjaga kesehatan, kamu memperhatikan dengan betul bahan makanan yang akan kamu masak beserta cara mencuci dan mengolahnya. Namun, apakah kamu juga melakukan hal yang sama pada alat masak yang kamu gunakan?

Well, tak bisa dipungkiri bahwa kadang wanita senang membeli alat masak hanya karena alasan 'lucu' baik dari segi warna maupun bentuk. Namun tahukah kamu bahwa bisa saja terkandung racun atau bahan kimia berbahaya di dalam alat masak tersebut?

Seperti dilansir dari Boldsky, inilah beberapa zat kimia dalam alat masak yang wajib untuk kamu waspadai.

Aluminium

10 racun berbahaya yang bisa terkandung dalam alat masak yang kamu gunakan (part 1)Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Bahan kimia ini jamak ditemukan dalam aluminium foil atau aluminium lainnya di alat baking dan roasting. Menurut sebuah artikel dari Journal of Alzheimer's Disease, kontaminasi zat ini dalam tubuh bisa meningkatkan risiko penyakit Alzheimer dan penyakit neurodegeneratif lainnya. Itulah sebabnya kegiatan untuk memanggang makanan dengan aluminium foil patut untuk dipertimbangkan kembali.

Memang benar bahwa ada aluminium yang aman untuk digunakan karena sudah melalui proses oksidasi. Namun tetap saja kamu harus mewaspadai aluminium yang belum teroksidasi.

Alternatif yang aman: kertas perkamen, kaca, atau wadah porselen.

Perfluorooctanoic Acid

rev3Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Zat ini banyak ditemukan pada panci atau wajan anti lengket jenis tertentu. Kebanyakan wajan anti lengket yang dilapisi dengan teflon, juga dilapisi dengan zat ini.Asam perfluorooctanoic (PFOA) sering dikaitkan dengan peningkatan risiko infertilitas hingga kenaikan berat badan. The International Agency for Research on Cancer juga mengatakan bahwa zat ini bersifat karsinogenik pada tubuh manusia.Alternatif yang aman: cast iron, kaca, atau stainless steel.

Bisphenol A (BPA)

bpa rev3Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

BPA ditemukan dalam botol atau wadah berbahan plastik. Kontaminasi zat ini secara berlebihan di dalam tubuh terhubung pada peningkatan risiko kanker, penurunan fungsi otak, membahayakan jantung, hingga infertilitas. Sayangnya, plastik dengan kandungan BPA di dalamnya masih banyak ditemukan di pasaran.Alternatif yang aman: kaca, kertas, atau food-grade steel.

Vinyl Chloride & Polyvinyl Chloride

polyvinyl chloride rev3Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Zat ini ditemukan pada kaleng, kresek makanan, hingga wadah penyimpanan makanan. Menurut National Institutes of Health Amerika, Polyvinyl Chloride dikenal dengan sifatnya yang karsinogenik.Alternatif yang aman: wadah penyimpanan yang terbuat dari kaca atau silikon.

Polyethylene Terephthalate

rev3Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Botol-botol soda tak luput dari bahan kimia ini di dalamnya. Zat ini bisa masuk ke dalam makanan atau minuman yang dikemas di dalam botol mengandung Polyethylene Terephthalate. Kontaminasinya berkaitan erat dengan sindrom metabolik, penyakit yang membuat peradangan dalam tubuh meningkat.Alternatif yang aman: kaca dan plastik yang aman.

(mdk/feb)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP