Hot Issue

Untung Rugi NasDem Usung Anies Baswedan Capres

Rabu, 5 Oktober 2022 05:04 Reporter : Alma Fikhasari
Untung Rugi NasDem Usung Anies Baswedan Capres NasDem deklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden. ©2022 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Merdeka.com - Partai NasDem mendeklarasikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi calon presiden (capres) pada Pemilu 2024. Sosok Anies dinilai sejalan dengan visi misi Partai NasDem dalam membangun bangsa Indonesia.

Pengamat Politik Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin mengatakan, Partai NasDem akan mendapatkan keuntungan dalam mendapatkan ceruk suara pada Pemilu 2024. Sebab, Anies mampu menaikkan elektabilitas Partai NasDem.

"Menjadi sebuah keuntungan positif bagi Partai NasDem, makanya NasDem kesemsem mati-matian untuk lebih dulu mencapreskan Anies. Karena NasDem paham bahwa dengan mengusung Anies elektabilitasnya itu akan tinggi, akan besar, akan naik," kata Ujang, saat dihubungi merdeka.com, Selasa (4/10).

Sehingga, kata Ujang, Partai NasDem percaya diri dan mempercepat pengusungan Anies Baswedan sebagai capres 2024. Tak hanya itu, secara history pun Anies memiliki kedekatan dengan partai di bawah kepemimpinan Surya Paloh tersebut.

Yang mana, Anies menjadi salah satu pendiri Ormas NasDem yang menjadi cikal bakal Partai NasDem berdiri.

"Anies deklarator Ormas NasDem ketika Partai NasDem belum berdiri, kan cikal bakal Partai NasDem dari Ormas NasDem dan Anies itu sebagai deklarator dari Ormas NasDem. Jadi secara emosional itu bagian dari NasDem walaupun bukan kader Partai NasDem," paparnya.

2 dari 5 halaman

Kekuatan emosional inilah, yang dimanfaatkan oleh Partai NasDem dengan mengusung Anies Baswedan. Untuk mempertahankan dan memenangkan Partai NasDem pada Pemilu 2024.

Bahkan, kata Ujang, Partai NasDem tak perlu khawatir jika pendukung Presiden Joko Widodo tidak memberikan suara kepada Partai NasDem karena mengusung Anies Baswedan. Sebab, suara kekuatan Jokowi akan luntur seiring kekuasaannya berakhir pada Oktober 2024 mendatang.

"Soal Pilpres dan Pileg NasDem tentu punya mainannya sendiri untuk bisa mengamankan partainya aman dan menang. Tidak bergantung juga kepada Jokowi, karena Jokowi bukan ketua umum dan Jokowi itu kader PDIP," ucap Ujang.

"Pendukung Jokowi belum tentu banyak, Jokowi sudah mau habis pengaruhnya juga mau hilang di 2024 nanti. Dia masih ada pendukungnya karena dia masih berkuasa masih jadi presiden," sambungnya.

3 dari 5 halaman

Kendati demikian, pekerjaan rumah (PR) besar bagi Partai NasDem saat ini adalah mencari mitra koalisi untuk mendapatkan tiket mengusung Anies pada Pilpres 2024 mendatang.

Jika partai politik lain enggan mengusung Anies, ini bakal menjadi kerugian besar bagi Partai NasDem yang tidak bisa berdiri sendiri tanpa mitra koalisi di 2024.

"Kekurangannya harus mampu berkolaborasi cari partai lain agar bisa berkoalisi dan mendapatkan tiket 20 persen, itu suka tidak suka itu yang harus dilakukan Partai NasDem dan Anies kalau enggak ya tidak menjadi capres," imbuhnya.

Sementara itu, Pengamat Politik Adi Prayitno mengatakan, keberanian Partai NasDem mengusung Anies Baswedan untuk mengambil efek ekor jas atau coattail effect dari Anies. Sebab, secara elektabilitas Anies memiliki 15 hingga 17 persen suara.

"Pastinya NasDem mengincar efek ekor jas atau coattail effect dari mengusung Anies dengan harapan tentu saja basis pemilih Anies itu secara perlahan migrasi dan hijrah ke NasDem," kata Adi.

"Karena kalau dilihat dari segi elektabilitas Anies itu dikisaran angka 15-17 persen kalau pendukung Anies dikonversi menjadi suara NasDem tentu saya kira akan signifikan dukungan politiknya ke NasDem," sambungnya.

4 dari 5 halaman

Ketum NasDem, Surya Paloh menilai Anies adalah sosok terbaik di antara yang terbaik untuk diusung sebagai Capres. Itu menjadi dasar NasDem memutuskan untuk mengusung Anies di Pemilu 2024.

"NasDem menghargai anak-anak bangsa yang mempunyai niat yang baik untuk mendharmabhaktikan dirinya memimpin negeri ini, NasDem memiliki keyakinan untuk mencari yang terbaik dari yang terbaik," kata Paloh di Kantor DPP NasDem, NasDem Tower Jakarta, Senin (3/10).

"Inilah kenapa akhirnya NasDem memilih seorang sosok Anies Rasyid Baswedan," kata Paloh yang diikuti riuh tepuk tangan dan suara takbir.

5 dari 5 halaman

Sementara Anies menegaskan kesiapannya dengan tujuan berjalan bersama memperbaiki negeri.

"Maka dengan memohon petunjuk dan ridho dari Allah maka kami terima ini. Disertai rasa terima kasih dan rendah hati, kami yang penuh ketidaksempurnaan, tapi kita akan jalan bersama dan saling menopang untuk menggerakan perubahan," jawab Anies.

"Bisimilah kami terima ini dan kami siap," ujar Anies. [rnd]

Baca juga:
CEK FAKTA: Hoaks, Anies Baswedan Sujud ke Jokowi di Istana Negara
KIB Santai NasDem Deklarasi Anies Capres: Yang Penting Kita Punya Tiket Lebih Dulu
NasDem Usung Anies Capres, Siapa Kader PDIP yang Mampu Menandingi?
Pujian AHY untuk Anies Baswedan yang Diusung Capres oleh NasDem
NasDem Pastikan Kader Tegak Lurus Putusan Usung Anies Capres 2024
Tolak Tanggapi Deklarasi Anies Capres, Puan: Masih Berduka Tragedi Kanjuruhan
Memprediksi Prabowo vs Anies di Pemilu 2024, Siapa Menang?

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini