Tren Elektabilitas Naik, Golkar Sebut Karena Kerja Intens Airlangga dan KIB

Rabu, 15 Juni 2022 14:09 Reporter : Merdeka
Tren Elektabilitas Naik, Golkar Sebut Karena Kerja Intens Airlangga dan KIB Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Tren elektabilitas Partai Golkar naik dalam potret sejumlah lembaga survei. Teranyar, dari survei Charta Politika Indonesia. Golkar berada di peringkat tiga dengan elektabilitas sebesar 11,3 persen. Sebelumnya, elektabilitas Golkar hanya 9,2 persen.

Di urutan pertama, masih diisi oleh PDIP dengan 24,1 persen. Kedua, ditempati Gerindra dengan 13,8 persen.

Ketua DPP Golkar Dave Laksono mengatakan, naiknya elektabilitas Golkar karena kerja-kerja politik yang selama ini dilakukan. Termasuk berkat kinerja Airlangga yang disebut kerap turun ke masyarakat dan konsolidasi bersama kader.

"Kenaikan peringkat (elektabilitas) tersebut bukan tanpa sebab. Pak Airlangga sekarang ini lebih intens untuk bertemu masyarakat umum dan kader," kata Dave saat dihubungi, Rabu (15/6).

Intensnya Airlangga bertemu dengan masyarakat, kata Dave, memberikan dampak positif bagi Partai Golkar. Masyarakat melihat baik Airlangga dan Partai Golkar hadir turun ke bawah untuk mendengarkan aspirasi mereka.

"Sehingga masyarakat tidak hanya mendengar nama pak Airlangga, akan tetapi melihat dan mengenal beliau secara pribadi. Dan juga kinerja beliau untuk masyarakat," tegas Dave.

Anggota Komisi I DPR RI ini menyebut, faktor lain yang membuat elektabilitas Partai Golkar meningkat, lantaran kinerja Airlangga sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia.

"Jadi rakyat secara umum mengetahui apa saja yang beliau kerjakan dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari," urai Dave.

2 dari 2 halaman

Deklarasi KIB Beri Pengaruh

Selain itu, Dave tak memungkiri bisa saja dibentuknya Koalisi Indonesia Bersatu turut memberikan andil kenaikan elektabilitas bagi Partai Golkar. KIB digagas oleh Golkar, PAN dan PPP.

"Ada juga (pengaruh KIB), sehingga animo masyarakat semakin meningkat," kata Dave.

Sebelumnya, Lembaga survei Charta Politika Indonesia mengeluarkan survei terbaru mengenai elektabilitas partai. Hasilnya beberapa partai politik mengalami kenaikan elektabilitas di bulan Juni, seperti halnya yang dialami oleh Partai Golkar.

Berdasarkan hasil survei Charta Politika Indonesia, elektabilitas partai politik tertinggi masih dipegang oleh PDIP dengan 24,1 persen. Namun PDIP mengalami penurunan dibanding survei Charta beberapa bulan April, saat itu elektabilitasnya 24,7 persen.

Di posisi kedua, Partai Gerindra yang mendapatkan elektabilitas sebesar 13,8 persen dan mengalami kenaikan dari sebelumnya yaitu 11,9 persen.

Posisi ketiga diisi oleh Partai Golkar yang mendapatkan elektabilitas sebesar 11,3 persen. Adapun Partai Golkar mengalami kenaikan cukup tinggi hasil survei sebelumnya yakni 9,2 persen. [rnd]

Baca juga:
Prananda Paloh Minta Kader NasDem Siap Hadapi Pemilu 2024: Gunakan Otak Bukan Otot
Alasan Tidak Cocok, Kelompok PKB Merah Tolak Koalisi PKB dengan PKS
LSI Denny JA: Tren Elektabilitas Naik, Airlangga Masih Ada Waktu Sampai Daftar Capres
Gerindra: Insya Allah Deklarasi Prabowo Capres Bulan-bulan Depan
Airlangga-Cak Imin Keluar Bersamaan dari Istana: Ini Kompak, Kami Tak Bisa Jauh

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini