TKN Nilai Kasus Romahurmuziy Tak akan Ganggu Soliditas Koalisi Jokowi

Minggu, 17 Maret 2019 00:34 Reporter : Radeva Pragia Bempah.
TKN Nilai Kasus Romahurmuziy Tak akan Ganggu Soliditas Koalisi Jokowi Presiden Jokowi bersama Ketum PPP Romahurmuziy. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Anggota Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Sidarto Danusubroto menilai, kasus suap yang menjerat Ketua Umum PPP Romahurmuziy tidak akan menurunkan elektabilitas Jokowi. Dia meyakini, sebagai kepala negara, Jokowi tidak akan mencampuri dan mengintervensi proses hukum di Indonesia.

"Tidak ada. Ini saya lihat suatu komitmen Jokowi konsisten dalam memberantas korupsi," kata Sidarto, usai menghadiri acara Festival Rakyat Bogor Bersatu Memilih Jokowi-Amin, di Lapangan GOR Pajajaran, Kota Bogor, Sabtu (16/3).

Dia juga menambahkan, hubungan koalisi Indonesia Kerja tidak akan retak hanya karena kasus korupsi yang dilakukan petinggi partai berlambang Ka'bah itu.

Kata Sidarto, Jokowi selalu membaca situasi berdasarkan data. Artinya, capres nomor urut 01 itu tidak melindungi para koruptor baik di lingkungan TKN.

"Ini komitmen Jokowi selaku Presiden kepada negara bahwa korupsi tidak boleh keberpihakan," tuturnya.

Menurutnya, Koalisi Indonesia Kerja merupakan koalisi besar yang diusung oleh sembilan partai. Sehingga, dia yakin kasus Rommy tidak dapat mengganggu konsolidasi di koalisi.

"Koalisi Indonesia Kerja juga tidak akan terganggu. Karena koalisi ini besar sekali. Kasus Rommy lebih ke internal partai," pungkas dia. [ray]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini