TKN Jokowi Screening Rekam Jejak Panelis Debat: Ada yang Diragukan Kenetralannya

Jumat, 1 Februari 2019 17:47 Reporter : Ahda Bayhaqi
TKN Jokowi Screening Rekam Jejak Panelis Debat: Ada yang Diragukan Kenetralannya Jokowi-Maruf saat Debat Pertama. ©2019 Liputan6.com/ Faizal Fanani

Merdeka.com - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Arya Sinulingga mengatakan pihaknya tengah meneliti rekam jejak panelis debat kedua. Hal itu dilakukan untuk mengetahui apakah para panelis di debat kedua memiliki keberpihakan kepada salah satu calon atau tidak.

"Ada yang memang baik, ada yang diragukan juga karena kenetralannya. Itu akan diteliti," ujar Arya ketika dihubungi merdeka.com, Jumat (1/2).

Dia belum mau mengungkap penelurusan sementara. Arya menyebut screening rekam jejak ini penting karena panelis tidak hanya baik keilmuannya.

"Namanya panelis kan harus netral," imbuh Arya.

Politikus Perindo itu mengatakan hasil temuannya akan disampaikan ke KPU. Jika memang nama-nama yang ditemukan perlu dipertimbangkan kembali. Kalau disetujui semua pihak, TKN bakal mengikuti keputusan bersama.

"Hal-hal yang kita lihat perlu ada pertimbangan kita minta pertimbangan KPU," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, menjelang debat kedua capres pada 17 Februari mendatang, KPU RI mulai memberikan bocoran siapa saja panelis untuk debat tersebut. Komisioner KPU Wahyu Setiawan membenarkan 6 nama dari total 8 panelis.

"Jadi panelis debat kedua ada 8, berasal dari akademisi dan LSM," katanya saat dikonfirmasi, Kamis (31/1).

Adapun keenam panelis itu pertama Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng. Kedua, Rektor IPB, Dr. Arif Satria. Ketiga, Direktur Eksekutif WALHI Nur Hidayati. Ke empat ahli pertambangan dari ITB Prof. Dr. Ir. Irwandy Arif, M. Sc.

Kelima Pakar Energi UGM Ahmad Agustiawan ST M.Sc.Ph.D, selanjutnya Pakar Lingkungan Hidup Sudharto P Hadi.

Sementara itu, dua nama panelis yang belum terkonfirmasi berasal dari Konsorsium Pengembangan Agraria (KPA) serta Akademisi dari Unair. [dan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini