Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Timses Sebut Revisi Visi Misi Prabowo-Sandi Supaya Mudah Dipahami Masyarakat

Timses Sebut Revisi Visi Misi Prabowo-Sandi Supaya Mudah Dipahami Masyarakat Prabowo-Sandi. ©2018 Merdeka.com/Hari Aryanti

Merdeka.com - Capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno merevisi visi misi untuk Pilpres 2019. Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, alasan revisi visi-misi supaya lebih mudah dipahami masyarakat.

"Pertama, ada editing dalam tata bahasa supaya mudah ditangkap masyarakat. Kedua, ada tambahan-tambahan di aksi dan program supaya lebih detail supaya masyarakat bisa mendapatkan pesan yang lebih konkret," kata Dahnil kepada wartawan, Kamis (10/1).

"Ketiga, ya desain supaya lebih eye catching, supaya ada nilai estetikanya. Jadi kita dorong estetika dan konten," sambungnya.

Pada visi-misi tersebut juga dimasukkan poin krusial untuk di realisasikan Prabowo-Sandi dipemerintahan ke depan. Misalnya soal penanggulangan bencana.

"Misalnya yang krusial itu kita berorientasi pada ekonomi kebencanaan. Ini ada aksi yang lebih konkret, misal Pak Prabowo dan Bang Sandi akan mendorong membentuk Kementerian Penanggulangan dan Mitigasi Bencana. Jadi dikonkretkan gitu," ucap Dahnil.

Revisi visi-misi tersebut juga dari usulan Prabowo-Sandi. Kata, Dahnil, Prabowo ingin lebih memperkuat ekonomi dan kebijakan berdasarkan UUD 1945. Kemudian juga memperkuat pesan visi masa depan pemerintah Prabowo Sandi yang ingin menghadirkan rasa aman dan makmur untuk semua rakyat.

"Jangan sampai keluar dari sana. Kemudian pesan persatuan juga harus kuat. Jadi jangan sampai pemimpin punya narasi memecah belah. Itu yang diperkuat di visi, itu usulan Pak Prabowo," tuturnya.

Dahnil melanjutkan, revisi visi misi dilakukan selama satu minggu oleh tim penelitian dan pengembangan BPN. Visi-misi Prabowo-Sandi yang baru juga sudah disetor kepada KPU pada Rabu (10/1) kemarin.

"Iya benar kemarin. Kalau tidak salah oleh Pak Sudirman (Said), tapi saya lupa," tandasnya.

Sebelumnya, Koalisi Partai Pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga mengubah visi misi yang disetorkan ke Komisi Pemilihan Umum. Dokumen visi misi Prabowo-Sandi diubah pada 9 Januari 2019. Berkas visi misi yang mulanya berjumlah 14 halaman, kini bertambah menjadi 45 halaman.

Selain visi misi, kubu Prabowo-Sandi juga mengubah tagline. Prabowo-Sandiaga yang semula ber-tagline 'Adil Makmur Bersama Prabowo-Sandi' direvisi menjadi 'Indonesia Menang'.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP