Tidak ingin bebani Jokowi, Asman Abnur mundur dari Menpan RB

Selasa, 14 Agustus 2018 21:54 Reporter : Sania Mashabi
Tidak ingin bebani Jokowi, Asman Abnur mundur dari Menpan RB Asman Abnur Fanani. ©2018 liputan6.com

Merdeka.com - Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Asman Abnur menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB).

Keputusan ini diambil usai PAN atau partai Asman Abnur tak mendukung Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019. Diketahui, PAN memutuskan mendukung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Asman bercerita dirinya telah menghadap Presiden Jokowi di Istana Bogor pada malam ini sekitar pukul 19.00 WIB untuk menyampaikan niatnya mengundurkan diri. Dia beralasan mengundurkan diri karena tak ingin membebani Jokowi.

"Saya menyampaikan kembali niat baik saya untuk mengurangi beban presiden agar kehadiran saya (di Kabinet) ini tidak jadi beban beliau," kata Asman dalam konferensi pers di Kemenpan RB, Jl Sudirman, Jakarta, Selasa (14/8).

Menurut Asman, Jokowi menerima permintaan dirinya yang hendak mengundurkan diri tersebut. Mantan Wakil Ketua Komisi VI DPR ini mengatakan Jokowi dapat memahami bahwa keputusan ini diambil karena partainya memilih mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019.

"Alhamdullilah presiden dengan sedih menerimanya. Beliau menyampaikan kinerja saya yang saya persembahkan cukup memberi nilai positif ke beliau," katanya.

Asman bercerita awalnya dia terlebih dahulu menemui Menteri Sekretaris Negara Pratikno untuk menyampaikan niat mundurnya itu. Namun, Pratikno meminta dirinya untuk berbicara langsung ke Presiden. Baru sekitar pukul 19.00 WIB, presiden dapat memiliki waktu untuk menemuinya.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, sudah selayaknya Menpan RB Asman Abnur didepak dari Kabinet Kerja setelah PAN menyatakan mendukung bakal calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pemilu mendatang.

"Memang seyogyanya setelah koalisi tergambarkan dengan jelas, siapa pun menteri yang tidak ada dalam koalisi artinya mendukung pemerintahan berhenti," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (14/8). [rzk]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini