Teh hangat dan tradisi silaturahmi Jokowi-Prabowo demi NKRI

Kamis, 17 November 2016 16:22 Reporter : Rizky Andwika
Teh hangat dan tradisi silaturahmi Jokowi-Prabowo demi NKRI Jokowi dan prabowo di istana. ©2016 merdeka.com/rizky erzi andwika

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo mengundang Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Istana Merdeka, untuk makan siang bersama. Jokowi menjelaskan kedatangan Prabowo kali ini sebagai 'balasan' atas kunjungannya ke 'Istana' milik Prabowo di Hambalang, Jawa Barat pada (31/10).

Setelah makan siang di dalam Istana Merdeka, keduanya melanjutkan pertemuan sambil menikmati secangkir teh hangat di beranda belakang Istana. Dua cangkir putih tersaji di meja depan mereka. Sebelum memberikan keterangan pers, mantan rival di Pilpres 2014 ini terlihat berbincang santai sambil menikmati teh.

Jokowi mengatakan pertemuan dengan Prabowo merupakan tradisi yang sangat baik dan harus terus dijaga. Saling mengunjungi satu sama lain sebagai bagian dari silaturahmi. Dia berharap tradisi silaturahmi seperti itu dapat dicontoh masyarakat.

jokowi dan prabowo naik kuda

"Saya berharap budaya seperti ini juga sampai ke tengah sampai ke bawah," kata Jokowi.

Dalam beberapa kali pertemuan dan silaturahmi Jokowi dengan Prabowo, menghasilkan kesepakatan bersama menjaga keutuhan Indonesia. Negara ini tak boleh terpecah belah hanya karena perbedaan.

"Karena sangat mahal harganya bagi NKRI," ujar Jokowi.

Prabowo Subianto merasa terhormat diundang makan siang di Istana Merdeka. Mantan Danjen Kopassus tak segan melempar guyonan. Di Hambalang, Prabowo menjamu Jokowi dengan menu nasi goreng. Sedangkan di Istana Merdeka, Prabowo dijamu makan siang dengan lauk ikan bakar.

jokowi bertemu prabowo

"Jadi kalau di Hambalang nasi goreng, disini (Istana Merdeka) ikan bakar," kata Prabowo lalu tertawa dan disambut tawa pula oleh Jokowi.

Prabowo menegaskan dirinya dan Jokowi memiliki persamaan prinsip yakni keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mantan Pangkostrad ini menegaskan kesiapannya kapanpun dan dimanapun diminta oleh Jokowi.

"Beliau (Jokowi) sangat terbuka menerimanya. Kita punya pandangan-pandangan sama dengan berbagai hal dan saya kira ini menguntungkan keutuhan dan persatuan bangsa," ujarnya.

[noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini