Pangdam V Brawijaya Lepas Patroli Gabungan Surabaya Skala Besar untuk Jaga Kondusifitas?

Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin memimpin pelepasan Patroli Gabungan Surabaya skala besar.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pangdam V Brawijaya Lepas Patroli Gabungan Surabaya Skala Besar untuk Jaga Kondusifitas?
Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin memimpin pelepasan Patroli Gabungan Surabaya skala besar. Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan dan mengembalikan suasana kondusif pascakericuhan, sekaligus mengimbau masyarakat agar turut menjaga ketert (Merdeka.com)

Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Rudy Saladin secara resmi melepas patroli gabungan skala besar di Surabaya. Kegiatan ini bertujuan utama untuk menjaga keamanan serta menciptakan suasana kondusif di kota pahlawan tersebut. Pelepasan patroli ini dilakukan menyusul kericuhan yang terjadi di Gedung Negara Grahadi pada Sabtu malam sebelumnya.

Patroli ini bukan sekadar penegakan hukum, melainkan upaya proaktif untuk menyapa masyarakat dan mengimbau partisipasi aktif dalam menjaga ketertiban. Mayjen Rudy Saladin menekankan bahwa patroli akan dilaksanakan setiap hari melalui dua rute berbeda. Inisiatif ini akan berlangsung secara berkesinambungan di berbagai titik strategis di Surabaya.

Langkah strategis ini diambil sebagai respons cepat terhadap insiden anarkis yang sempat terjadi, seperti pengerusakan dan penjarahan. Aparat gabungan TNI dan Polri berkomitmen penuh untuk mencegah terulangnya aksi serupa di masa mendatang. Kehadiran mereka di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi seluruh warga Surabaya.

Misi Patroli: Menyapa dan Mengimbau Kondusifitas

Mayjen TNI Rudy Saladin menjelaskan bahwa fokus utama patroli gabungan ini adalah menyapa masyarakat secara langsung. Selain itu, patroli ini juga bertujuan untuk mengimbau agar seluruh elemen masyarakat, khususnya di Kota Surabaya, dapat menjaga situasi agar tetap kondusif. Ini merupakan pendekatan preventif untuk membangun kesadaran kolektif akan pentingnya keamanan.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga merupakan upaya bersama untuk mencegah terulangnya aksi-aksi anarkis. Insiden seperti pengerusakan fasilitas umum maupun penjarahan tidak boleh terjadi lagi di kota ini. Surabaya dan Jawa Timur ditekankan sebagai rumah bersama yang harus dijaga oleh semua pihak, termasuk masyarakat.

“Mari kita jaga rumah besar kita bersama. Tindakan anarkis, kumpul-kumpul yang mengarah pada kerusakan, itu harus kita hindari,” ucapnya. Pernyataan ini menegaskan komitmen untuk menjaga ketertiban dan keamanan kota. Patroli gabungan Surabaya ini akan terus berlanjut demi stabilitas daerah.

Penegakan Hukum dan Kesejahteraan Masyarakat

Mayjen Rudy Saladin memastikan bahwa aparat TNI dan Polri akan menindak tegas oknum-oknum yang melakukan pelanggaran. Tindakan merusak akan ditindak sesuai arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjaga ketertiban umum dan menegakkan hukum.

Meskipun demikian, penegakan hukum tetap akan dilakukan melalui prosedur yang berlaku. Penindakan akan difokuskan terhadap oknum-oknum yang melanggar hukum, seperti pelaku pembakaran maupun penjarahan. Proses hukum akan dijalankan secara transparan dan akuntabel.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur, khususnya warga Surabaya, untuk terus menjaga keamanan demi keberlangsungan hidup bersama. Kesejahteraan masyarakat sangat bergantung pada kondisi keamanan dan ketertiban. Situasi yang kondusif adalah kunci utama bagi pertumbuhan dan kemajuan.

“Apabila kondisi tidak kondusif, dampaknya sangat luar biasa bagi kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu mari kita jaga bersama kota ini, rumah besar untuk kita semua,” tuturnya. Pesan ini menekankan bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama, dan Patroli Gabungan Surabaya adalah salah satu wujud komitmen aparat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi