SOKSI Jagokan Bamsoet: Kaderisasi Golkar Mati di Era Airlangga
Merdeka.com - Organisasi pendiri Partai Golkar, Sentral Organisasi Swadiri Indonesia (SOKSI) dengan solid dan tegas mendukung sekaligus mendorong Ketua MPR RI Bambang Soesatyo untuk maju menjadi Ketua Umum Partai Golkar. Mereka menilai, kepemimpinan Partai Golkar selama dua tahun terakhir ini, telah banyak keluar dari aturan sistem dan mekanisme organisasi.
"Dua tahun ini Partai Golkar tidak dikelola sebagaimana mestinya. Prinsip kolektif dalam pengambilan keputusan organisasi telah dicampakkan. Yang ada hanyalah mementingkan sekelompok elite tertentu. Tak heran jika kaderisasi di tubuh Partai Golkar menjadi mati. Hal ini semakin menjauhkan Partai Golkar dari marwah partai karya kekaryaan," kata Pengurus Pusat SOKSI, Freddy Latumahina di Jakarta, Kamis (21/11).
Melihat kondisi perekonomian dunia yang masih terguncang, SOKSI mendorong para menteri sebagai pembantu presiden fokus menjalankan tugas dan fungsinya. Jangan sampai para menteri, khususnya yang berada di bidang ekonomi, terpecah konsentrasinya dengan urusan politik.
"Partai Golkar sudah mempercayakan Airlangga Hartarto untuk membantu Presiden Joko Widodo sebagai Menko Perekonomian. Kepercayaan tersebut harus dijaga dengan baik. Karena itu, Airlangga Hartarto sudah sepatutnya fokus menjalankan amanah dari Presiden Joko Widodo, tanpa perlu direpotkan urusan membesarkan Partai Golkar. Ini sekaligus menunjukkan penghormatan Airlangga terhadap Presiden Joko Widodo," ujar Freddy.
Lebih jauh, Freddy menambahkan, jika konsentrasi para menteri terpecah ke hal lain diluar tugas dan fungsinya, pada akhirnya yang dirugikan bukan hanya Presiden Joko Widodo melainkan juga rakyat Indonesia secara keseluruhan. Lagi pula Airlangga Hartarto selama dua tahun memimpin Partai Golkar praktis tidak membawa perubahan apapun.
"Salah satu penyebabnya karena rangkap jabatan sebagai menteri. Karena itu kejadian serupa tak perlu diulangi kembali. Membesarkan Partai Golkar butuh konsentrasi dan waktu, yang tak bisa diselingi dengan tugas sebagai menteri yang mengurusi teknis visi misi pembangunan presiden. Jangan sampai akibat ego mengejar ambisi, pada akhirnya Airlangga kewalahan tak bisa mengurus Golkar, tak bisa mengurus ekonomi," tutupnya.
Bamsoet akan Deklarasi Sebagai Calon Ketum Golkar
Wakorbid Pratama DPP Partai Golkar Bambang Soesatyo akan mendeklarasikan diri sebagai caketum Golkar di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta. Loyalis Bamsoet mengkonfirmasi hal tersebut.
"Di Sultan itu ada Pak Bambang mau konferensi pers (Caketum Golkar) kayaknya," kata Wakorbid kepartaian DPP Golkar Darul Siska saat dikonfirmasi merdeka.com, Rabu (20/11).
Bamsoet dipastikan datang untuk mendeklarasikan diri. "Datang, dia bilang tadi datang waktu saya pagi ketemu," ucapnya.
Bamsoet Didukung 3 Ormas
Dalam acara ini Bamsoet didukung oleh tiga organisasi massa. Yaitu FKPPI, Pemuda Pancasila dan SOKSI.
"Waktu kemarin yang mau dateng itu FKPPI, Pemuda Pancasila sama Soksi, enggak tahu kalau ada lagi tambahan yang lain," ucapnya.
Darul belum bisa memastikan apakah Bamsoet yang deklarasi caketum atau ormas pendukungnya. "Rencananya begitu (Bamsoet mau deklarasi), tapi saya gatau perkembangan terakhir," tandasnya.
Sementara, pantauan di lokasi, sejumlah ormas berseragam SOKSI, FKPPI dan Pemuda Pancasila sudah hadir di lokasi. Namun Bamsoet dan loyalisnya belum terlihat. Acara semula dimulai pukul 12.00 WIB.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya