Soal Cawapres Ganjar, Nasaruddin Umar: Saya Belum Salat Istikharah
Merdeka.com - Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, Nasaruddin Umar masuk dalam daftar kandidat cawapres untuk calon presiden (capres) dari PDIP Ganjar Pranowo. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tengah mempertimbangkan Nasaruddin sebagai cawapres Ganjar.
Menanggapi hal tersebut, Nasaruddin mengaku akan melakukan salat istikharah sebelum mengambil keputusan perihal wacana diduetkan dengan Ganjar.
"Kalau saya biasa ngambil keputusan yang penting istikharah dulu, saya belum istikharah," kata Nasaruddin, saat ditemui di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (19/5).
Berita terkait Ganjar Pranowo bisa dibaca di Liputan6.com
Saat awak media mempertegas, jika PDIP menawarkan posisi sebagai cawapres apakah akan diterima oleh Nasaruddin, dia menyebut akan diumumkan setelah melakukan istikharah.
"Tergantung bagaimana hasil istikharah nya," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dikabarkan tengah menyiapkan Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, Nasaruddin Umar menjadi cawapres Ganjar Pranowo.
Nasaruddin Umar merupakan Rais Pengurus Besar Nahdlatul Ulama masa khidmat 2022-2027.
Menurut sumber merdeka.com, ada beberapa pertimbangan Megawati memunculkan nama Wakil Menteri Agama Republik Indonesia era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini.
Antara lain, seorang NU tulen yang punya keilmuan mumpuni, basis NU kuat dan tidak ambisius dalam urusan politik.
"Iya nama Nasaruddin menguat," kata sumber merdeka.com di internal koalisi Jokowi saat berbincang dengan merdeka.com.
Pengurus PDIP merasa Nasaruddin ideal mendampingi Ganjar karena sesuai keinginan Megawati mengusung duet nasionalis-religius. Plus, Nasaruddin dianggap melengkapi Ganjar secara elektoral.
"Dari sisi intelektual masuk, sama profesor doktor. Dari sisi NU masuk, terus akar kuat itu. NU tulen orangnya enggak neko-neko," kata sumber.
Sementara itu, Ketua Majelis Pertimbangan Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy mengakui Nasaruddin salah satu tokoh masuk kandidat bakal cawapres Ganjar.
"Nasaruddin Umar termasuk tokoh bangsa yang sedang kita elus-elus untuk menjadi Cawapres mas Ganjar," kata Rommy dalam keterangannya, Selasa (16/5).
Rommy menjabarkan Nasaruddin Umar memiliki kriteria yang sesuai, yaitu tokoh luar Jawa dan memiliki warna keagamaan yang moderat.
"Rais Syuriah PB Nahdlatul Ulama, dan bisa diterima luas oleh banyak kalangan," imbuhnya.
Selain itu, disinggung soal Sandiaga Uno, Rommy mengatakan peluang menteri pariwisata itu tetap terbuka untuk mendampingi Ganjar. "Nama Sandi masih ada lah," katanya.
Ikuti perkembangan terkini seputar berita Pemilu 2024 hanya di merdeka.com
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya