Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Soal Cawapres, Airlangga sebut masih menunggu waktu yang tepat

Soal Cawapres, Airlangga sebut masih menunggu waktu yang tepat Airlangga di Solo. ©2018 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Meski sejumlah ketua partai secara terang-terangan ingin menjadi calon Wakil Presiden (Cawapres) mendampingi Joko Widodo (Jokowi) dalam Pilpres 2019, namun berbeda dengan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto. Saat ditanyakan, pria yang menjabat Menteri Perindustrian tersebut enggan berkomentar banyak.

Sementara, internal partai berlambang pohon beringin tersebut menginginkan Airlangga menjadi Cawapres Jokowi. Jawaban Airlangga pun hanya singkat saat ditanyakan kesediaannya menjadi Cawapres Jokowi.

"Tunggu waktunya," ujar Airlangga usai memberikan kuliah umum di GOR Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Sukoharjo, Senin (21/5) petang.

Secara diplomatis, Airlangga mengatakan, jika Pilpres akan dibahas setelah Pilkada. Saat ini partainya tengah fokus mendukung Ganjar Pranowo dalam Pilkada Jawa Tengah.

Saat ditanyakan mengapa dirinya tidak memasang baliho seperti ketua partai lainnya, Airlangga mengaku masih mencari waktu yang tepat.

"Sekarang dukung Pak Ganjar di Pilkada Jateng dulu. Pilpres kita bahas nanti setelah Pilkada, tunggu waktunya," ujarnya.

Dalam kesempatan sama, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Ace Hasan menambahkan, partainya sudah bulat mendukung Airlangga sebagai Cawapres Jokowi. Partainya hingga saat ini belum memikirkan nama lain untuk menggantikan Airlangga.

"Artinya tidak ada nama lain, selain Pak Airlangga yang kita jagokan dari Golkar, tidak ada nama lain," terangnya.

Dalam kesempatan tersebut Menteri Airlangga memberikan kuliah dengan tema 'menumbuhkan kewirausahaan baru bagi pesantren'. Ratusan santri dari Pondok Pesantren Muhammadiyah Sobron, hadir mengikuti kegiatan tersebut. Menteri juga menyerahkan bantuan ke sejumlah pesantren di Solo.

"Kegiatan ini kita lakukan dalam rangka memberikan peluang bagi para santri untuk mengembangkan bisnis yang akan dirintisnya. Di jaman sekarang ini, dengan kemajuan teknologi, seharusnya santri bisa memanfaatkan itu sebagai peluang bagi mereka," pungkas Airlangga.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP