Soal calon Ketum Golkar, Yorrys sebut tinggal lihat gesture Jokowi
Merdeka.com - Internal Partai Golkar gonjang ganjing menyikapi kondisi sang ketua umum, Setya Novanto. Dia telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP, sempat diusulkan masuk daftar pencarian orang (DPO) dan kini terbaring di rumah sakit menjalani perawatan setelah mengalami kecelakaan di kawasan Permata Hijau.
Politisi senior partai mendorong pergantian ketua umum. Mekanismenya melalui musyawarah nasional luar biasa (Munaslub). Politisi Partai Golkar Yorrys Raweyai mengatakan kondisi saat ini harus segera ditindak lanjuti.
"Tetapi kalau dengan kejadian sekarang ini maka tidak ada alternatif lain bahwa itu segera harus ada perubahan dalam waktu yang secepat-cepatnya," kata Yorrys saat dihubungi, Jumat (17/11).
Terkait siapa yang akan menggantikan Novanto, Yorrys menyarankan melihat keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebab Golkar adalah partai pendukung Jokowi. Salah satu kader yang menurutnya cocok menjadi pemimpin partai adalah Airlangga Hartanto.
"Sehingga Golkar ini harus bisa, Golkar kan user nya sekarang itu pemerintah negara Jokowi kita tinggal lihat gesturenya Jokowi bagaimana dia mau ke siapa dan hampir sekarang itu kelihatannya ke Airlangga Hartanto," tambahnya.
Pergantian itu menurutnya perlu dilakukan, sebab, sebentar lagi akan ada tahun politik dan juga pemilihan kepada daerah di tahun 2018.
"Karena tahun depan januari sudah penetapan kepala kepala daerah itu kan dan ini mungkin Minggu depan kita sudah mulai melakukan konsolidasi sesuai dengan mekanisme organisasi," ucapnya. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya