Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Separuh kontestan pilkada Tangerang bukan warga setempat

Separuh kontestan pilkada Tangerang bukan warga setempat Aufar Hutapea. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Meski mencalonkan diri sebagai calon bupati dan wakil bupati Tangerang, ternyata empat dari masing-masing pasangan calon tidak memiliki hak pilih. Sebab, mereka bukanlah warga Kabupaten Tangerang.

Hal itu dikatakan oleh anggota KPU Kabupaten Tangerang, Badrusalam. Menurut dia Ahmed Zaki Iskandar yang menjadi calon bupati pasangan nomor urut 2, yang meminang mantan Sekda Kabupaten Hermansyah, ternyata warga Kota Tangsel. Dia tinggal di perumahan BSD City, tepatnya di Giri Loka, Serpong.

Sedangkan Aden Abdul Khaliq, cabup nomor urut 3 yang berpasangan dengan Suryana, meski sudah menjadi warga Perumahan Palem Semi, Kelurahan Bencongan, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang ternyata baru mengurus kepindahannya dari Kota Serang belum lama ini.

"Jadi dia baru mengurus surat pindah belum enam bulan. Jadi belum mendapat hak pilih," terang Badrusalam.

Sementara kekasih Olla Ramlan, M Aufar Sadat memang dikenal orang Jakarta. Dia tinggal di Jalan Suren, No.2, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dia berpasangan dengan calon bupati nomor urut 1, yakni Ahmad Subadri warga Kampung Tapos, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Satu lagi adalah Achmad Suwandhi, adik Wali Kota Tangerang Wahidin Halim yang berpasangan dengan Muhlis, dengan nomor urut 4 adalah warga Pondok Jagung Kecamatan Serpong, Kota Tangsel.

"Sisanya adalah warga Kabupaten Tangerang, seperti pak Ahmad Subadri (Tigaraksa), Hermansyah (Desa Tibat, Balaraja), Muhlis (Cirarab, Legok) dan Pak Suryaya (Cikupa)," terangnya. (mdk/bal)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP