Reuni Ical-JK-Surya Paloh, bicarakan apa?

Jumat, 9 Agustus 2013 15:59 Reporter : Muhammad Mirza Harera
Reuni Ical-JK-Surya Paloh, bicarakan apa? silaturahmi JK-ARB-Paloh. ©2013 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Suasana hangat terlihat di acara open house yang digelar oleh mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Di kediaman JK yang terletak di Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, tiga politisi senior saling bercanda satu dengan yang lain.

Ketiga politisi senior tersebut adalah Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh, dan tentu saja tuan rumah Jusuf Kalla (JK). Tanpa disengaja, ketiganya dipertemukan dalam sebuah reuni kecil.

Bisa dikatakan reuni mengingat ketiganya dibesarkan di partai berlambang beringin tersebut. Sebelum mendirikan Partai Nasional Demokrat, Surya Paloh adalah ketua dewan penasehat Partai Golkar. Sedangkan Jusuf Kalla adalah mantan Ketua Umum Partai Golkar.

Ical yang mengenakan baju batik berwarna coklat gelap, selalu mengumbar senyum dalam setiap perbincangan dengan mantan koleganya Surya Paloh. Sementara Surya Paloh tampil lebih formal dengan kemeja putih dan dasi hitam. Sebagai tuan rumah, JK yang mengenakan batik berwarna gelap menyambut tamu-tamunya di depan pintu.

JK mempersilakan Ical, Surya Paloh, dan tamu-tamu lainnya masuk ke dalam kediamannya. Meski sekarang sudah tidak dalam satu kekuatan politik, Ical dan Surya Paloh nampak sangat akrab.

Di depan sorot kamera pewarta, keduanya saling bersalaman mengumbar senyum. Para politisi senior itu juga saling melempar canda satu dengan yang lain untuk mencairkan suasana. Terkadang guyonan yang keluar dari para politisi tersebut membuat Ical dan Surya Paloh tertawa lepas.

Sebenarnya, apa yang dibicarakan dalam reuni kecil antara Ical, Jusuf Kalla dan Paloh? Jusuf Kalla menuturkan, dengan suasana yang hangat, Ical dan Surya Paloh saling berbagi cerita mengenai partainya masing-masing.

"Kami ngobrol biasa saja, mereka membicarakan partainya masing-masing," kata JK, Jumat (9/8).

Selain membicarakan politik, tiga tokoh senior ini juga membicarakan kondisi dan persoalan kebangsaan dewasa ini. Obrolan bersama politisi lainnya juga membahas upaya membangun kehidupan berbangsa yang lebih baik.

"Kita juga bicara tentang Indonesia sekarang ini," ujarnya. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini