Analisis Drone Emprit soal 3 Bacapres Adu Gagasan di UGM: Prabowo ‘Jujur’, Ganjar ‘Tegas’, Anies ‘Sederhana’

Drone Emprit melakukan analisa perbincangan publik usai tiga bakal capres melakukan adu gagasan di UGM awal pekan ini.

Merdeka.com
Oleh Merdeka.com - Reporter
Analisis Drone Emprit soal 3 Bacapres Adu Gagasan di UGM: Prabowo ‘Jujur’, Ganjar ‘Tegas’, Anies ‘Sederhana’
Analisis Drone Emprit soal 3 Bacapres Adu Gagasan di UGM: Prabowo ‘Jujur’, Ganjar ‘Tegas’, Anies ‘Sederhana’ (Merdeka.com)

Analisa tersebut berdasarkan perbincangan di media sosial

Drone Emprit melakukan analisa perbincangan publik usai tiga bakal capres melakukan adu gagasan di UGM awal pekan ini.

Terdapat sentimen positif dan negatif dari penampilan Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

Founder Drone Emprit, Ismail Fahmi mengatakan, data analisa tersebut diambil dari media online dan Twitter.

Periode pengambilan data dilakukan 19 September 2023 pukul 00.00 WIB sampai dengan 20 September 2023 pukul 23.59 WIB.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

“Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kata kunci dan tiap set kata kunci mewakili entitas pemantauan tertentu,” ujar Fahmi dalam twitternya, dikutip Jumat (22/9).

Fahmi mengatakan, penelitian dibatasi hanya pada data yang berbahasa Indonesia.

Adapun kata kunci dan pemantauannya adalah
Mata Najwa: Mata Najwa, MataNajwa

Prabowo Subianto: Prabowo Subianto, @prabowo

Ganjar Pranowo: Ganjar, @ganjarpranowo, gubernur jateng, gubernur jawa tengah

Anies Baswedan: Anies, gabener, goodbener, @aniesbaswedan

Fahmi mengatakan, tren pembahasan tentang tiga bacapres, secara signifikan meninggi mulai dari 19 September pukul 17.00 WIB. Mencapai puncaknya pada pukul 19.00 WIB, dan mulai menurun sejak pukul 23.00 WIB.

Fahmi mengatakan, tren pembahasan tentang tiga bacapres, secara signifikan meninggi mulai dari 19 September pukul 17.00 WIB. Mencapai puncaknya pada pukul 19.00 WIB, dan mulai menurun sejak pukul 23.00 WIB.<br>
Dok. Istimewa

Anies Baswedan tampil sekitar pukul 16.00 WIB, Ganjar Pranowo pukul 18.30 WIB, dan Prabowo Subianto pukul 20.30 WIB.

"Pembahasan tentang Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo naik secara bersamaan dan mencapai puncaknya pada pukul 19.00 WIB,"

Founder Drone Emprit Ismail Fahmi

Merdeka.com

Siapa Paling Banyak Diperbincangkan?

Fahmi mengatakan, perolehan volume perbincangan di media sosial secara berturut-turut dari yang paling tinggi adalah Anies Baswedan (55,3K mention), Ganjar Pranowo (42,3K), dan Prabowo Subianto (13K).

Sedangkan volume pembahasan di media online secara berurut adalah Ganjar Pranowo (7,4K mention), Anies Baswedan (4,3K), dan Prabowo Subianto (4K).

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Fahmi menambahkan, narasi positif pada Anies Baswedan terutama karena dibincang sebagai sosok yang aktif bicara soal gagasan, presentasi tanpa teks, dan Bacapres paling sederhana.

“Adapun narasi negatif Anies didorong kata ‘mbulet’/bertele–tele,” ujar Fahmi.

Sementara itu, hasil analisa Drone Emprit kepada Ganjar Pranowo. Narasi positif pada Ganjar terutama karena dibincang sebagai sosok yang paling solutif dan tegas menjawab semua pertanyaan Najwa.

Sementara itu, hasil analisa Drone Emprit kepada Ganjar Pranowo. Narasi positif pada Ganjar terutama karena dibincang sebagai sosok yang paling solutif dan tegas menjawab semua pertanyaan Najwa.<br>
Dok. Istimewa

“Sedangkan sentimen negatif diperoleh karena Ganjar dicap blunder,” kata Fahmi.

Bagi Prabowo, narasi positif diperoleh lewat jawaban Prabowo yang dianggap jujur saat menjawab pertanyaan Najwa Shihab. Sedangkan sentimen negatif berasal dari Prabowo dinilai tidak siap, grogi, dan panik saat menjawab pertanyaan Najwa.

Bagi Prabowo, narasi positif diperoleh lewat jawaban Prabowo yang dianggap jujur saat menjawab pertanyaan Najwa Shihab. Sedangkan sentimen negatif berasal dari Prabowo dinilai tidak siap, grogi, dan panik saat menjawab pertanyaan Najwa.<br>
Dok. Istimewa

“Publik justru memberikan rasa iba terhadap Prabowo atas sikap tersebut,” tambah Fahmi.

Ganjar dan Anies Paling Tinggi Jadi Sorotan

Fahmi mengatakan, tampak hanya ada 2 klaster besar yang ukurannya hampir sama, yaitu klaster Anies dan klaster Ganjar.

Sementara klaster Prabowo hampir tak terlalu tampak.

“Ini sejalan dengan volume percakapan yang dominan dikuasai oleh Anies dan Ganjar,” kata Fahmi.

Rekomendasi