Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Widiyanti Putri Wardhana baru-baru ini angkat bicara mengenai pemberitaan yang menyebutkan dirinya menolak menghadiri rapat bersama Komisi VII DPR RI. Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan kesalahpahaman yang beredar di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa hubungan antara kementeriannya dan DPR adalah kemitraan yang saling menghormati.
Dalam sebuah rekaman video resmi yang dibagikan di Jakarta pada Jumat (23/1), Menteri Widiyanti secara lugas membantah tudingan tersebut. Ia menekankan bahwa tidak ada penolakan rapat dari pihaknya. Kemenekraf selalu siap berkoordinasi dengan mitra kerjanya di legislatif.
Widiyanti menjelaskan bahwa rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI adalah undangan yang selalu dihormati. Ia menyatakan kesediaannya untuk mengikuti pembahasan hingga larut malam jika diperlukan. Hal ini menunjukkan komitmen Kemenekraf dalam menjalankan tugas konstitusionalnya.
Advertisement
Advertisement
Meluruskan Konteks Rapat Kerja Kemenekraf dan DPR
Menteri Widiyanti Putri Wardhana menyayangkan adanya siaran media massa yang menimbulkan kesalahpahaman publik. Ia mengungkapkan bahwa banyak media menulis berita tanpa memahami konteks sebenarnya dari rapat tersebut. Pemberitaan yang tidak akurat dapat mengaburkan fakta di lapangan.
Menurut Widiyanti, pembahasan dalam rapat kerja pada Rabu (21/1) memang sangat banyak. Oleh karena itu, pimpinan rapat memutuskan untuk membagi dua sesi pembahasan. Sesi lanjutan direncanakan akan dilanjutkan pada minggu berikutnya.
Hal ini bukan berarti ada penolakan dari pihak kementerian, melainkan penyesuaian jadwal. Kemenekraf berkomitmen untuk menyelesaikan semua agenda pembahasan. Koordinasi yang baik menjadi kunci dalam kemitraan ini.
Advertisement
Rapat kerja tersebut membahas capaian sektor pariwisata Indonesia sepanjang tahun 2025. Selain itu, agenda rapat juga mencakup rencana kerja Kemenekraf untuk tahun 2026. Ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara eksekutif dan legislatif.
Advertisement
Hubungan Kemitraan yang Saling Menghormati
Menteri Widiyanti juga mengklarifikasi pernyataan Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay. Ia menjelaskan bahwa pernyataan tersebut tidak hanya ditujukan kepadanya. Melainkan kepada semua peserta rapat kerja yang hadir.
"Jadi kenapa kok beritanya seolah-olah saya yang kena semprot? Agak lucu ya?" ujar Widiyanti, seperti dikutip dari rekaman video resmi. Ia merasa heran dengan interpretasi media yang menyudutkan dirinya. Padahal, konteks pernyataan tersebut lebih luas.
Menteri Widiyanti menegaskan kembali hubungan harmonis antara Kemenekraf dan Komisi VII DPR RI. "Sekali lagi, kami dan Komisi VII adalah mitra dan saling menghormati dan kami baik-baik saja," katanya. Kemitraan yang solid sangat penting untuk kemajuan sektor pariwisata.
Advertisement
Saleh Partaonan Daulay sebelumnya menyampaikan pentingnya penyampaian laporan secara langsung. Bukan hanya dalam bentuk laporan tertulis semata. Ia menekankan konsekuensi tugas konstitusional bagi menteri maupun anggota DPR.
Sumber: AntaraNews