Puan Maharani Sebut Ketua Harian Tak Dibahas saat Paripurna Pengukuhan Ketum PDIP

Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menuturkan tidak ada dinamika penambahan struktur ketua harian dalam sidang paripurna pengukuhan ketua umum pada Kamis (8/8). Menurut Puan, DPD dan DPC yang hadir tidak memberikan pandangan terkait posisi ketua harian.

Ahda Bayhaqi
Oleh Ahda Bayhaqi - Reporter
Puan Maharani Sebut Ketua Harian Tak Dibahas saat Paripurna Pengukuhan Ketum PDIP
Penutupan Rakernas PDIP. ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menuturkan tidak ada dinamika penambahan struktur ketua harian dalam sidang paripurna pengukuhan ketua umum pada Kamis (8/8). Menurut Puan, DPD dan DPC yang hadir tidak memberikan pandangan terkait posisi ketua harian.

Sebelumnya, setelah dikukuhkan sebagai ketua umum, Megawati Soekarnoputri membantah ada struktur baru ketua harian dan wakil ketua umum. Wacana itu disebut muncul sebagai suksesi Megawati di PDIP.

"Tidak ada pandangan yang menolak atau diterima karena kita enggak bicara itu, itu merupakan hak dari ketua umum," kata Puan di Hotel Grand Inna Beach, Bali, Jumat (9/8).

Putri Megawati itu menuturkan, dinamika selama rapat paripurna hanya pengukuhan ketua umum partai. Dan akhirnya Megawati terpilih secara aklamasi. Puan menegaskan, tidak ada faksi di PDIP.

"Tidak ada faksi karena ketua umum juga sudah dikukuhkan sebagai formatur tunggal," ucapnya.

Puan menegaskan, Megawati sebagai ketua umum memiliki hak prerogatif menentukan struktur partai. Sehingga tidak ada kata ditolak.

"Sebagai formatur tunggal tentu saja ibu mega mempunyai prerogatif untuk menentukan apa dan bagaimana ke depan terkait kabinetnya," ucapnya.

Rekomendasi