Pertarungan Pilpres dan Pileg bersamaan di 2019 memicu kekhawatiran sejumlah pihak. Terlebih lagi, capres-cawapres hanya terdapat dua pasang. Yang berpotensi memecah belah rakyat.
Oleh sebab itu, menyambut momen sumpah pemuda yang jatuh pada 28 Oktober nanti, sejumlah Caleg muda dari berbagai parpol deklarasi gerakan 'Caleg Muda Kader Bangsa'.
Melalui siaran pers kepada merdeka.com, Rabu (10/10), para Caleg muda ini memiliki sembilan pandangan terhadap masalah utama bangsa Indonesia saat ini.
Pandangan tersebut diperoleh hasil dari menyerap aspirasi publik yang disusun berdasarkan apa yang dirasakan oleh para caleg muda dari berbagai partai politik dan daerah di Indonesia ini.
9 Masalah utama itu yakni:
1. Lemahnya komitmen berkonstitusi.
2. Penegakan hukum yang masih inkonsisten.
3. Rendahnya kualitas Sumber Daya Manusia dan daya saing anak muda.
4. Tingginya praktik dan mentalitas korupsi.
5. Merebaknya hoaks, ujaran kebencian dan konflik politik yang kontra-produktif.
6. Merebaknya intoleransi, radikalisme dan terorisme.
7. Rendahnya transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan dari tingkat daerah hingga pusat.
8. Lemahnya pembangunan industri, ekonomi rakyat dan aspek kesejahteraan sosial.
9. Masih lemahnya pelayanan publik.
Para caleg muda kader bangsa inipun berkomitmen untuk setia mengawal Pancasila dan konstitusi Indonesia. Kemudian, berkolaborasi dan bersinergi secara positif dalam berbagai aktifitas politik yang berkeadaban dan bermanfaat secara produktif untuk kehidupan dan kesejahteraan rakyat.
Ketiga, tidak memproduksi dan menyebarkan segala berita kebohongan, ujaran kebencian dan hoaks dalam mewujudkan demokrasi yang sehat dan berkualitas. Keempat, tidak melakukan seluruh bentuk politik transaksional sebagai wujud sikap antikorupsi dan pembusukan demokrasi.
Mereka juga berkomitmen untuk mendorong kesejahteraan umum untuk seluruh rakyat, mengutamakan Sumber Daya Manusia yang unggul dan budi pekerti yang luhur, memajukan ekonomi kreatif, serta peduli terhadap pembangunan karakter dan komunitas berbangsa-bernegara yang toleran, berkarakter, bersatu dan produktif.
"Kami caleg muda kader bangsa siap menjadi pemimpin untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik," sorak 30 perwakilan caleg muda dari seluruh Indonesia ini.