Hanura: Kalau cawapres nonpartai enggak nyambung sama Jokowi kan runyam

"Saya cenderung kepada kapasitas dan chemistry tadi," ujarnya.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
Hanura: Kalau cawapres nonpartai enggak nyambung sama Jokowi kan runyam
Jokowi tinjau venue Asian Games 2018. ©2018 Liputan6.com/Angga Yuniar

Ketua DPP Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir menilai calon wakil presiden dari nonpartai tidak menjamin bisa klop dengan Joko Widodo. Hal ini menyikapi usulan NasDem agar Jokowi memilih cawapres non partai demi menjaga soliditas koalisi partai pendukungnya.

"Cawapres itu harus yang punya chemistry dengan capresnya. Jadi kalau dari unsur nonpartai tapi enggak nyambung, kan runyam," kata Inas saat dihubungi merdeka.com, Kamis (12/7).

Partai Hanura tak mempersoalkan Joko Widodo menggandeng calon wakil presiden dari partai atau nonpartai. Yang terpenting, kata Inas, calon pasangan Jokowi di Pemilihan Presiden 2019 memiliki kecocokan dan kapasitas yang mumpuni.

"Saya cenderung kepada kapasitas dan chemistry tadi," ujarnya.

Anggota Dewan Pakar Partai NasDem Teuku Taufiqulhadi menilai calon wakil presiden (cawapres) untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebaiknya berasal dari nonpartai politik. Tujuannya demi menjaga keutuhan partai koalisi.

"Menurut saya lebih baik dari nonpartai wakilnya, itu lebih baik untuk menjaga soliditas koalisi," kata Taufiqulhadi di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/7).

Taufiq menyarankan partai pendukung Jokowi tidak memaksakan kader menjadi cawapres kepada Jokowi. Dia memprediksi jika ada cawapres dari partai politik justru akan menimbulkan kecurigaan partai pendukung.

Rekomendasi