Prabowo sebut Pilgub DKI simbol kekuatan modal besar Vs kekuatan rakyat

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menceritakan perjuangan memenangkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di pemilihan gubernur DKI lalu. Menurutnya, tidak mudah mengalahkan lawan yang disokong dengan finansial tak terbatas.

Didi Syafirdi
Oleh Didi Syafirdi - Reporter
Prabowo sebut Pilgub DKI simbol kekuatan modal besar Vs kekuatan rakyat
prabowo daftar partainya di kpu. ©2017 Merdeka.com/Hari Ariyanti

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menceritakan perjuangan memenangkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di pemilihan gubernur DKI lalu. Menurutnya, tidak mudah mengalahkan lawan yang disokong dengan finansial tak terbatas. "Bagi saya kemarin, yang saya rasakan pemilihan DKI itu adalah simbol, lambang, simbol antara apa? Antara kekuatan modal besar dan kekuatan rakyat saudara saudara," katanya dikutip dari siaran langsung dari akun resmi Partai Gerindra di Facebook. Hal itu disampaikan Prabowo dalam Konferensi Nasional dan Temu Kader Partai Gerindra se-Indonesia di gedung Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/10).Menurut mantan Pangkostrad itu, zaman sekarang masyarakat terkadang memiliki pemahaman terbalik. Dia heran karena sosok orang yang dihormati bukan karena berakhlak, berilmu dan berbuat baik. "Yang dihormati orang yang banyak uang, tanpa ditanya dari mana uang itu," tegasnya.Diakui olehnya secara materi Anies-Sandi jauh dibanding rivalnya, Basuki T Purnama dan Djarot Saiful Hidayat. Bahkan, lanjutnya, satu hari menjelang pencoblosan masih mencari uang untuk saksi."Kita kemarin bukan paket hemat lagi. Kalau itu 'pahe'. Menurut Bang Sandi 'paheli', paket hemat sekali," ungkapnya disambut tawa.Prabowo juga melihat adanya opini-opini dibangun jika Pilgub DKI memecah belah masyarakat. "Kadang-kadang kita tak mau akui realita. Dalam negara punya sifat sistem tinggalkan demokrasi ciri-ciri otoriter. Selalu tidak mau mengakui realita," tuturnya."Kalau perlu matahari dibilang terbit dari barat. Bahkan ada yang katakan sekarang zaman edan, bangun terlambat disalahkan matahari. Katanya," tandas Prabowo.

Rekomendasi