Wapres terpilih Jusuf Kalla ( JK ) telah selesai melakukan pertemuan dengan Tim Transisi di kediamannya, Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan. JK mengungkapkan, pertemuan itu membahas soal pemerintahan Jokowi - JK ke depan.Dalam kesempatan ini, para petinggi yang hadir di antaranya, Ketua Tim Transisi Rini Soemarno, Deputi Rumah Transisi Hasto Kristiyanto, Anies Baswedan dan Akbar Faizal . Dikatakan JK , selain rencana pemerintahan ke depan, pembahasan tadi juga menyoroti permasalahan di Indonesia."Ya ini Ibu Rini menyampaikan apa yang telah diberikan Tim Transisi, intinya menyiapkan pemerintahan ke depan. Ya banyak masalah-masalah, dari masalah politik dan ekonomi, kita harus pahami untuk memulai pemerintahan ini," kata JK di lokasi, Senin (25/8).Terkait komposisi pemerintahan kelak, JK menegaskan tidak akan melakukan bongkar pasang dari pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat ini. Sebab, menurutnya itu bakal memakan waktu."Begini, kita tadi sepakat bicara, kalau pemerintah ingin cepat berjalan, jangan banyak bongkar pasang. Kalau butuh perombakan butuh 6 bulan sampe 1 tahun," ujarnya.Meski demikian, JK belum memastikan apakah komposisi kabinetnya kelak akan gemuk atau ramping. "Ramping dan tidak ramping itu bicara tentang apa. Kalau penduduk yang 250 juta itu tidak cukup (kalau ramping). Tapi yang paling pokok ialah tekad langsung berjalan, kalau nggak bongkar pasang, pasti ada perubahan-perubahan," terangnya.Sementara itu, Rini mengungkapkan pertemuan dengan tadi berjalan menyenangkan. Sayangnya, dia enggan menjelaskan lebih jauh perihal pertemuannya ini. "Pertemuan sangat menyenangkan," ucapnya.
Soal komposisi kabinet, JK bilang 'jangan banyak bongkar pasang
"Kalau pemerintah ingin cepat berjalan, jangan banyak bongkar pasang. Kalau butuh perombakan butuh 6 bulan-1 tahun."
Advertisement
Rekomendasi