Pendataan pemilih disabilitas Pilkada Serentak dinilai tak akurat
Merdeka.com - Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) menyebut penyandang disabilitas banyak yang tak teridentifikasi dalam Pilkada Serentak tahun 2017. Koordinator JPPR Muhammad Afifuddin mencontohkan, ada sekitar 5.000 pemilih penyandang disabilitas yang tidak terdata.
Affiudin menambahkan, banyak pula ditemukan penyandang disabilitas yang tidak tercatat sesuai dengan status pemilih penyandang disabilitas. Hal ini mengakibatkan penyandang disabilitas tercatat sebagai pemilih umum.
"Penyelenggara Pilkada harus memperbaiki identifikasi penyandang disabilitas," kata Afifuddin dalam diskusi di Media Center KPU, Jakarta, Jumat (24/2).
Menurut dia, temuan tersebut harus dijadikan rujukan bagi penyelenggara Pilkada agar pemilih penyandang disabilitas dapat terdata dengan baik. Selain itu, ia menyebutkan ada pula ditemukan di salah satu TPS yang tidak memberikan fasilitas yang dapat memudahkan penyandang disabilitas menggunakan hak suaranya.
"Misalnya ada yang pakai kursi roda tempatnya kurang luas," katanya.
Meski demikian, ia memuji penyelenggara Pilkada yang mampu membawa partisipasi pemilih penyandang disabilitas lebih tinggi dibandingkan dengan Pilkada sebelumnya.
"Tahun ini jauh lebih bagus," pungkasnya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya