PBB minta Ahok kalau mau serang Yusron jangan bawa-bawa partai

Rabu, 6 April 2016 16:25 Reporter : Anisyah Al Faqir
PBB minta Ahok kalau mau serang Yusron jangan bawa-bawa partai MS Kaban diperiksa KPK. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Partai Bulan Bintang (PBB) mengecam keras pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang menuding PBB hendak mengubah Pancasila. Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang (PBB), MS Kaban menilai Ahok mencampuradukkan urusan pribadi dengan partai.

"Ahok harusnya kalau mau serang pribadi ya pribadi aja, jangan bawa-bawa partai," ungkap Kaban saat konferensi pers di Markas Besar PBB, Jl Pasar Minggu Raya KM 18 Jakarta Selatan, Rabu (6/4).

Menurut dia, pernyataan menyudutkan PBB itu terpancing oleh kicauan Yusron Ihza Mahendra dalam akun Twitter yang menyinggung soal etnis Tionghoa di Indonesia. Namun, Ahok lupa kalau itu merupakan masalah pribadi bukan masalah partai.

"Sebenarnya dia ke Yusron tapi melibatkan partai. Ke partai itu yang enggak boleh," tutur Kaban.

Dia menilai, Ahok sosok pemimpin yang tidak mengenal sejarah lantaran menuduh PBB sama dengan Masyumi yang ingin mengubah dasar negara Pancasila. Padahal kata dia, saat Indonesia menjadi negara serikat, Masyumi adalah partai yang menyatukan kembali NKRI.

"Ahok kayaknya enggak tahu kalau dulu Indonesia jadi RIS yang nyatuin Masyumi," ujar Kaban.

Untuk itu dia menyarankan Ahok harus berhati-hati dalam menanggapi masalah apapun. Terlebih Ahok merupakan pemimpin yang segala tindak-tanduknya diperhatikan oleh banyak orang.

"Ahok ini kan pemimpin, apapun yang diucapkan dan dilakukan bisa jadi quote. Sebaiknya kalau enggak paham sejarah jangan ngomong," tutup Kaban. [eko]

Topik berita Terkait:
  1. Partai Bulan Bintang
  2. Ahok
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini