NasDem Jabar Sodorkan Anies Baswedan Jadi Capres ke Surya Paloh

Rabu, 4 Mei 2022 12:11 Reporter : Intan Umbari Prihatin
NasDem Jabar Sodorkan Anies Baswedan Jadi Capres ke Surya Paloh Anies Baswedan. ©2022 Antara

Merdeka.com - Partai NasDem akan menyerahkan tiga nama bakal calon presiden (capres) 2024 kepada Ketua Umum Surya Paloh. Rencananya penyerahan nama itu diberikan dalam rapat kerja nasional (rakernas) di Jakarta Convention Center, Jakarta, pada 15-17 Juni.

DPW Partai NasDem Jawa Barat berencana mengusung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai capres. Rencananya Anies akan diusulkan pada agenda rakernas.

"Iya (Anies), dari sekian banyak DPD, itu kan mayoritas, umumnya kan minta Pak Anies untuk dipertimbangkan untuk diusulkan dalam rakernas ke ketua umum," kata Ketua DPW Partai NasDem Jawa Barat Saan Mustopa dalam pesan singkat, Rabu (4/5).

Dia mengklaim sebagian besar kader mengusulkan nama Anies untuk masuk di bursa pemilihan calon presiden. Namun mereka juga menyerahkan sepenuhnya kepada Surya Paloh.

"Walaupun mereka semua juga mengatakan, siapa pun nanti yang diputuskan oleh ketum terkait capres tentu kita akan mematuhinya dan kita akan memperjuangkannya. Tapi sebagai usulan awal sebagian besar meminta mengusulkan Pak Anies," pungkasnya.

2 dari 2 halaman

Sebelumnya Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya menjelaskan Surya Paloh akan memilih salah satu nama untuk menjadi calon presiden. Walaupun begitu dia enggak membeberkan tiga kandidat nama yang diberikan.

"Nanti akan diserahkan ke Pak Surya. Pak Surya yang menentukan siapa yang akan beliau pilih, dan teknis waktu nanti kita serahkan ke Pak Surya, karena sekaligus juga membangun koalisi pengusung," ungkapnya.

Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate mengatakan, NasDem akan melihat tokoh yang sudah ramai dibicarakan di publik sebagai calon presiden. Misalnya dari hasil lembaga survei, muncul nama-nama Ganjar Pranowo, Anies Baswedan dan Ridwan Kamil.

"Kita memperhatikan tidak saja apa yang ada di ruang publik, yang terkait proses elektoral, yang ada di ruang publik itu kan hasil dari lembaga-lembaga survei, itu pasti menjadi perhatian. Karena calon presiden yang ditampilkan harus memenuhi syarat-syarat elektoral," kata Menteri Kominfo ini. [eko]

Baca juga:
Gerindra Jatim Soal Pertemuan Prabowo dan Khofifah: Tak Ada Politik-politikan
Prabowo Bertemu Khofifah di Surabaya
Silaturahmi di Rumah Megawati Dinilai Menguatkan Wacana Duet Prabowo-Puan
Bertemu Kiai Kholil As'ad dan Kiai Ahmad Muzaki Syaha, Prabowo Didoakan Jadi Presiden
Puan Sebut Capres Jangan Modal Ganteng, PDIP: Bukan Sindiran, Respons Aspirasi Rakyat

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini