Milad PKS ke-20 di Istora Senayan Hari Ini, Sejumlah Ketum Parpol hingga Anies Hadir

Minggu, 29 Mei 2022 09:03 Reporter : Merdeka
Milad PKS ke-20 di Istora Senayan Hari Ini, Sejumlah Ketum Parpol hingga Anies Hadir Kampanye PKS. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan menggelar acara puncak Milad PKS ke-20 pada hari ini, Minggu, 29 Mei 2022. Sejumlah ketum parpol dan tokoh akan hadir pada acara yang digelar di Istora Senayan itu.

Juru Bicara PKS, Pipin Sopian, mengatakan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar hingga Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan hadir dan memberikan pidato.

"Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar hadir, juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifi Hasan dan Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno dan Gubernur Anies Baswedan juga akan berpidato," kata Pipin pada liputan6.com, Minggu (28/5).

Sementara itu, Wakil Presiden ke-10 Jusuf Kalla, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tidak dapat hadir namun pidato kebangsaan akan ditayangkan pada acara milad.

"Pesan kebangsaan akan ditayangkan,"kata dia.

Beberapa Ketum sedang berada di luar negeri, menurut Pipin kehadiran mereka akan diwakilkan. AHY diwakilkan Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas, Ketum PPP Suahrso Manoarfa diwakilkan Arsul Sani.

2 dari 2 halaman

Sementara itu, Ketua Panitia Milad 20 PKS Gamal Albinsaid mengatakan dalam Milad PKS ke-20 ini, PKS ingin menghadirkan spirit kolaborasi, kekeluargaan, dan kebersamaan.

"Selama beberapa tahun terakhir, Bangsa kita lelah dengan perpecahan. Yang kita butuhkan hari ini adalah pemimpin-pemimpin yang mampu mempersatukan kita. Oleh karena itu, pada Milad PKS ke 20 kami mengajak elemen Bangsa untuk berkolaborasi melayani Indonesia," ujar Gamal.

Ketua DPP PKS Bidang Kepemudaan ini menegaskan bahwa perbedaan dan kemajemukan adalah sumber kekayaan, siapapun yang tidak bisa menikmati, mengelola, dan mengoptimalkan perbedaan itu, akan kehilangan banyak sumber kekayaan dan potensi bangsa.

"Rukun agawe santosa, without unity there is no prosperity, kami meyakini persatuan dan kesatuan merupakan satu-satunya cara agar Bangsa Indonesia mampu mewujudkan kesejahteraan," ucap dia.

Menurutnya, bangsa Indonesia terlalu besar untuk dibangun dan dikelola hanya golongan tertentu. Bangsa dan negara ini lahir di tangan pemimpin-pemimpin yang mampu merajut harmoni bangsa. Oleh karena itu, jangan korbankan persaudaraan, persatuan, dan kekeluargaan hanya karena kontestasi politik semata.

"Tugas kita bukan sekedar memenangkan kontestasi politik, tetapi juga menginspirasi untuk berpolitik dengan spirit," ungkap Gamal.

Reporter: Delvira H
Sumber: Liputan6.com

[eko]
Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. PKS
  3. Viral Hari Ini
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini