Menang Telak di Aceh, Sandiaga Janjikan Pembangunan Mulai dari Serambi Mekah

Jumat, 3 Mei 2019 14:13 Reporter : Afif
Menang Telak di Aceh, Sandiaga Janjikan Pembangunan Mulai dari Serambi Mekah Sandiaga di Masjid Raya Baiturrahman Aceh. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Salahuddin Uno menggelar silaturrahmi dengan relawan di Cafe D'Energi sebelum salat Jumat di Masjid Raya Baiturrahman, Jumat (3/5). Setelah bersilaturahmi, Sandiaga bersama rombongan langsung menuju masjid kebanggaan rakyat Aceh itu.

Cawapres nomor urut 02 itu tampak tanpa ditemani Capres Prabowo Subianto. Di ruang VIP, Sandiaga bersama relawan sempat mencicipi mi Aceh.

"Mi Aceh enak, patut direkomendasikan," kata Sandiaga.

Usai menyantap hidangan, Sandiaga menggelar konferensi pers. Sandiaga mengucapkan terima kasih yang telah berjuang memenangkan Pranowo-Sandiaga mencapai 91 persen di Aceh.

Menurut dia, kemenangan ini bukti rakyat Aceh menginginkan perubahan dari sisi ekonomi, arah pembangunan dan harga barang pokok yang terjangkau. Termasuk menginginkan tersedia lapangan pekerjaan bagi seluruh rakyat Aceh.

"Kami mendapatkan kepercayaan dari rakyat Aceh yang luar biasa. Kami ingin mewujudkan pembangunan yang adil dan makmur mulai dari Serambi Mekah," kata Sandiaga.

Oleh karena itu, menurut dia, ulama dan umara harus bersatu agar bisa mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur. "Masukan ulama layak untuk dipertimbangkan," tukasnya.

Sandiaga juga menyinggung Pemilu kali ini banyak terjadi kecurangan. Kedatangannya ke Aceh, untuk memastikan suara rakyat melalui Pemilu harus didengar dan dipastikan jujur dan adil.

"Pemilu harus mendengarkan suara rakyat dan harus dipastikan jujur dan adil," imbuhnya.

Sandiaga juga meyakini Pemilu kali ada ada terjadi kecurangan yang masif dan terstruktur. Oleh karena itu, ia berharap kecurangan yang terjadi itu harus ditindaklanjuti. "Kita berharap masyarakat menunggu hasil dari tindaklanjut laporan-laporan (kecurangan) itu," tukasnya.

Sebelumnya, Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Provinsi Aceh Muzakir Manaf menyatakan pasangan nomor urut dua tersebut unggul sementara sebesar 82,2 persen di Provinsi Aceh pada Pilpres 2019. Hasil tersebut diketahui setelah melihat rekapitulasi C1.

"Berdasarkan hasil pemungutan suara Pilpres 2019 di 23 kabupaten/kota se-Aceh yang kami terima yakni form rekapitulasi C1 per TPS sampai pukul 16.00 WIB pasangan Prabowo-Sandi menang di Aceh," katanya seperti dilansir dari Antara, Jumat (19/4).

Dia mengungkapkan, jumlah pemilih tetap di provinsi ujung paling barat Indonesia itu berjumlah 3.523.774 orang. Sementara jumlah suara yang masuk 1.5566.753 suara atau sebesar 44,5 persen dari jumlah pemilih tetap.

Dengan perolehan suara sementara untuk pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma"ruf Amin sebesar 226.356 suara atau 14,4 persen dan untuk pasangan Prabowo-Sandi sebesar 1.287.996 suara atau sebesar 82,2 persen.

"Kami menyimpulkan Aceh berhasil meraup suara sebesar 90 persen untuk Prabowo-Sandi dan ini melebihi dari target semula yakni 85 persen. Kami perkirakan angka ini akan berada pada pada 93 persen untuk kemenangan Prabowo-Sandi di Aceh sebab saat ini data terus masuk," ujar Muzakir.

Dia mengajak semua pihak untuk mengawal seluruh suara yang telah diberikan oleh rakyat Aceh kepada Prabowo-Sandi sampai dengan pengumuman oleh Komisi Pemilihan umum (KPU) RI.

Sementara berdasarkan real count situng KPU RI pada Jumat (3/5) sekitar pukul 13.58 WIB, perolehan suara Prabowo-Sandi di Provinsi Aceh mencapai 85,12 persen atau 1.752.329 suara. Sementara pasangan Joko Widodo (Jokowi)- Ma'ruf Amin meraih 14,88 persen atau 306.252 suara. [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini