Megawati Ucapkan Selamat ke Anwar Ibrahim Menjadi Perdana Menteri Malaysia

Kamis, 24 November 2022 21:30 Reporter : Ahda Bayhaqi
Megawati Ucapkan Selamat ke Anwar Ibrahim Menjadi Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim . ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan ucapan selamat atas ditetapkannya Anwar Ibrahim sebagai Perdana Menteri Malaysia setelah penantian panjang 24 tahun. Megawati merasakan perjuangan yang serupa dengan Anwar Ibrahim.

"Ketika saya melaporkan terpilihnya Dato Anwar Ibrahim, Ibu Megawati Soekarnoputri menyampaikan ucapan selamat kepada Dato Anwar Ibrahim yang akhirnya diangkat menjadi perdana menteri setelah proses perjuangan yang panjang dan penuh keyakinan hingga akhirnya mendapatkan dukungan dari rakyat, dan partai yang dipimpinnya mendapatkan kemenangan," kata Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam keterangannya, Kamis (24/11).

Hasto mengungkap pertemuan terakhir Megawati dan Anwar Ibrahim pada Oktober 2018. Ketika itu Anwar Ibrahim menerima gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Negeri Padang. Megawati memberi testimoni perjuangan Anwar Ibrahim. Megawati dan Anwar merupakan politisi yang tidak mendapatkan karpet merah.

"Ibu Mega bahkan menyebut bahwa dirinya dan Anwar Ibrahim itu sama-sama politisi tidak dari karpet merah. Yakni bermakna sama-sama menapaki jalan politik yang terjal dan berliku. Dalam pandangan Megawati, perjuangan Dato Anwar Ibrahim itu senafas dengan prinsip Satyam Eva Jayate. Yang artinya, bahwa pada akhirnya kebenaran akan menang," ujar Hasto.

PDIP yakin dengan pengalaman dan perjalanan hidup penuh perjuangan Anwar Ibrahim akan memancarkan kebijaksanaan bagi kemajuan Malaysia. "Terwujudnya stabilitas politik, dan dapat meningkatkan kerjasama kedua negara maupun stabilitas kawasan melalui Asean," jelas Hasto.

Megawati juga berharap dengan terpilihnya Anwar Ibrahim menjadi PM Malaysia akan meningkatkan kerjasama dengan Indonesia. PDIP juga membuka kerjasama dengan partai politik di Malaysia.

"Ibu Megawati Soekarnoputri juga berharap bahwa kerjasama kedua bangsa serumpun bisa semakin ditingkatkan, baik antarpemerintahan, maupun kerja sama antar kedua bangsa. PDI Perjuangan juga membuka kerja sama dengan partai politik yang ada di Malaysia, khususnya Koalisi Pakatan Harapan," kata Hasto.

2 dari 2 halaman

Sebelumnya, Anwar Ibrahim ditunjuk sebagai Perdana Menteri Malaysia yang baru setelah ketidakpastian politik menyusul pemilu Sabtu lalu.

Penunjukan Anwar Ibrahim ini diumumkan istana kerajaan Malaysia setelah raja bertemu dengan para penguasa sembilan negara bagian. Anwar akan dilantik pada Kamis (24/11) pukul 17.00 waktu setempat. Demikian dilansir Nikkei Asia.

Penguasa sembilan negara bagian mulai menggelar rapat khusus dengan Raja Malaysia, Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah di Istana Nasional di Kuala Lumpur untuk membahas situasi perpolitikan setelah pemilu federal pada 19 November lalu.

Dalam pemilu pekan lalu, partai koalisi Anwar Ibrahim maupun koalisi mantan PM Muhyiddin Yassin tidak berhasil meraup suara mayoritas yang diperlukan untuk membentuk pemerintahan. Koalisi Anwar Ibrahim meraih kursi terbanyak pada pemilu hari Sabtu yaitu 82, sedangkan Muhyiddin meraih 73.

Mereka memerlukan 112 kursi (mayoritas sederhana) untuk membentuk pemerintahan. Raja Malaysia kemudian menyampaikan akan memilih PM baru.

Anwar Ibrahim akan menjadi PM Malaysia ke-10. [ded]

Baca juga:
Dari Penjara ke Perdana Menteri, Sang Reformis Akhirnya Jadi Pemimpin Baru Malaysia
Anwar Ibrahim Jadi Perdana Menteri Baru Malaysia
Muhyiddin Yassin Tolak Permintaan Raja Malaysia Agar Berkoalisi dengan Anwar Ibrahim
Raja Malaysia Akan Tentukan Anwar Ibrahim atau Muhyiddin Yassin sebagai PM Baru
Sederet Nama yang Bersaing Memperebutkan Kursi Perdana Menteri Malaysia
Tolak Seruan Najib Razak Dukung Anwar Ibrahim, UMNO Setia Dukung PM Muhyiddin

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini