LSI Denny JA: Per Februari, Jokowi Unggul 27,8%, Swing Voters 9,9%
Merdeka.com - Pasangan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin masih unggul atas pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Hal ini terlihat dalam survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, per bulan Februari 2019. Jarak Jokowi dengan Prabowo berkisar 27,8 persen.
Pasangan calon inkumben Jokowi-Ma'ruf Amin mendapatkan elektabilitas sebesar 58,7 persen. Sedangkan Prabowo-Sandiaga memiliki suara 30,9 persen.
"Jokowi-Amin tetap unggul, dengan selisih tetap sekitar 20%," ujar peneliti LSI Ardian Sopa di kantornya, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (5/3).
Survei elektabilitas capres-cawapres menggunakan simulasi surat suara. Besaran responden 1.200 yang diwawancarai tatap muka dalam rentang waktu 18-25 Februari 2019.
Survei menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error sebesar kurang lebih 2,9 persen.
Pemilih yang belum menentukan pilihan sebesar 9,9 persen. Namun, besaran dukungan kepada kedua pasangan calon dan pemilih mengambang belum 100 persen lantaran LSI menambahkan suara tidak sah.
"LSI mencoba memotret secara lebih akurat, dengan menggunakan simulasi menyodorkan kertas suara dalam kegiatan survei. Hasilnya, suara tidak sah tercatat sebesar 0,5 persen," jelas Ardian.
Sementara, dilihat dari tren elektabilitas tiga bulan terakhir, Jokowi-Ma'ruf cenderung mengalami peningkatan. Dibandingkan Prabowo-Sandiaga yang angkanya cenderung stagnan.
Pada Desember 2018, Jokowi-Ma'ruf memiliki elektabilitas 54,2 persen. Angka itu naik 54,8 persen pada Januari 2019. Sampai naik sekitar 3,9 persen, atau menjadi 58,7 persen di Februari 2019.
Prabowo-Sandiaga stagnan di kisaran 30 persen. Pada Desember 2019 sebesar 30,6 persen. Januari 2019, 31 persen. Sampai Februari 2019, 30,9 persen.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya