Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kritik KPU, Anton Charliyan sebut debat tatap muka tak elok

Kritik KPU, Anton Charliyan sebut debat tatap muka tak elok pengundian nomor urut pilgub Jabar 2018. ©2018 Merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Calon Wakil Gubernur Jabar nomor urut dua Anton Charliyan meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar mempersiapkan acara debat dengan serius. Ia pun menilai konsep debat tatap muka cenderung tidak efektif.

Hal itu disampaikan saat ditemui usai rapat membahas pelaksanaan debat kandidat cagub cawagub Jabar ketiga di Kantor KPU Jabar, Jalan Garut, Kota Bandung, Rabu (23/5).

"Untuk debat selanjutnya mohon betul-betul dipersiapkan ruangan dan tema. (Penyelenggaraan sebelumnya) Semua mengeluh kondisi ruangan yang panas. Jadi kurang nyaman," katanya.

Anton pun mengatakan, pembahasan dalam debat harus sesuai dengan tema. KPU pun harus tegas dalam memberikan aturan kepada semua paslon. Dengan begitu, pembahasan akan fokus dengan beradu gagasan.

Lebih lanjut, mantan Kapolda Jabar ini mengkritisi konsep debat tatap muka. Alih-alih berdebat, pola seperti itu cenderung mengorek kesalahan orang lain. Hal itu terjadi saat debat kedua 14 Mei lalu.

"Konsep debat calon diadukan langsung dengan calon lain ini cenderung mengorek-ngorek kesalahan orang lain. Secara pribadi saya diuntungkan karena saya bukan incumbent," ucapnya.

Daripada debat tatap muka, Anton memilih untuk memberikan saran agar durasi segmen yang menampilkan keahlian paslon dalam berkesenian ditambah.

"Masalah penampilan seni mungkin kalau masih ada ditambah waktunya. Apa yang bisa ditampilkan waktu 2,5 menit," pungkasnya. (mdk/rnd)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP