Ketum Golkar Airlangga: Hari Ini Beringin Masuk Gedung Sate

Senin, 28 November 2022 00:29 Reporter : Aksara Bebey
Ketum Golkar Airlangga: Hari Ini Beringin Masuk Gedung Sate Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto optimis bisa meraup suara maksimal di Jawa Barat. Terlebih, jika memiliki kader seorang Ridwan Kamil yang merupakan gubernur.

Di sisi lain, ia pun meyakini partai lain akan segera bergabung dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) jelang Pemilu 2024. Hal itu disampaikan Airlangga saat memberi sambutan dalam Pelantikan Bersama Keluarga Besar Kosgoro 1957 Provinsi Jawa Barat’ di Gedung Sate, Kota Bandung, Minggu (27/11).

Dalam acara tersebut, Ridwan Kamil diberikan jaket hingga dipasangkan cincin sebagai cinderamata. Menurut Airlangga, acara yang diselenggarakan di Gedung Pemerintah Jawa Barat tersebut merupakan hari bersejarah.

"Beringin biasanya di luar Gedung Sate. Hari ini beringin masuk di dalam Gedung Sate. Keberadaan beringin akan memperkuat marwah Gedung Sate. Akan membuat keluarga besar Kosgoro bangga," ucap Airlangga.

2 dari 4 halaman

Pria yang saat ini menjabat sebagai Menko Perekonomian itu pun menyebut, Ridwan Kamil memiliki cita rasa karena latar belakangnya sebagai arsitek. Hal itu berhubungan dengan komunikasi dan kedekatannya dengan partai Golkar.

"Kedekatan itu penting karena bisa menjadi perwujudan kemenangan dalam pemilu, untuk memenangi pilpres, harus menang di pulau Jawa. Jabar tahun 2004 dipegang Golkar, meskipun enggak punya (kader) yang menjadi gubernur. Sekarang kalau punya gubernur, kita akan merebut kembali Jabar. Dengan mesin yang sudah dipanaskan, insya Allah kita bisa menggapai kemenangan yang dicita-citakan," terang dia.

"Butuh proses dan chemistry, kita bangun proses itu, kemudian kita munculkan chemistry. Mudah-mudahan tidak terlalu lama bisa dapat. Sehingga yang ditunggu-tunggu segera," katanya.

3 dari 4 halaman

Simbol Melamar Ridwan Kamil

Ketua PDK Kosgoro 1957 Jawa Barat, Aria Girinaya mengatakan, pemberian cincin kepada Ridwan Kamil menjadi simbol pengikat sekaligus bisa memperbesar peluang untuk bergabung dengan Golkar.

"Makannya tadi simbolisasi pemberian cincin, artinya kalau seperti itu lamaran kan tanda ikatan. Kalau partai lain menanyakan kan jawabannya saya sudah punya cincin," jelas dia.

"Itu bisa multitafsir, yang penting kan itu chemistry terbangun proses semakin mengerucut mudah-mudahan tidak berapa lama lagi," ia melanjutkan.

Meski begitu, ia menegaskan, sampai saat ini, sosok yang akan diusung sebagai calon presiden adalah Airlangga. Semua keputusan lanjutan akan bergantung pada diskusi dengan KIB.

"Kita harus berdiskusi dan bersama-sama dengan KIB (soal siapa yang diusung menjadi capres) dan itu diserahkan ke ketua umum. Semua urusan capres ke ketua umum. Sementara ini berpegang teguh pada keputusan hasil Munas," ucap dia.

4 dari 4 halaman

Target Partai

Airlangga mengatakan, Partai Golkar adalah satu-satunya partai yang pernah menang dalam pemilu dengan suara 50 persen. Sejarah itu ingin ia ulangi. Salah satu targetnya adalah membangun koalisi.

Saat ini, KIB yang digagas Golkar dihuni oleh PAN dan PPP. Ia meyakini kinerja politik makin membaik dan bisa menjaring lebih banyak partai lagi untuk menggabungkan kekuatan.

"Target Golkar menang 20 persen legislatif. Tapi tak cukip untuk pilpres. Kalau udah punya koalisi kita punya tiket premium. Keliatannya angin tambah kencang bisa tambah lebih dari satu partai," katanya. [rnd]

Baca juga:
Golkar Ajak Bergabung, Ini Jawaban Ridwan Kamil
Ini Strategi Kosgoro 57 Menangkan Golkar di Jawa Barat
Golkar Tanggapi Santai Perjodohan Prabowo-Ganjar, Tetap Ngotot Usung Airlangga Capres
Golkar Targetkan Rebut Posisi Gubernur Kalbar dan 13 Kursi DPRD di Pemilu 2024
Golkar Ungkap Strategi Gaet Pemilih Milenial

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini