Ketum FBR Ungkap Alasan Tak Lagi Dukung Prabowo dan Beralih ke Jokowi
Merdeka.com - Forum Betawi Rempug (FBR) memutuskan mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Padahal, Ormas warga Betawi itu sebelumnya mendukung Prabowo di Pilpres 2014. Apa alasan FBR mengalihkan dukungan?
"Kita melihat rekam jejak di antara dua paslon ya," kata Ketua Umum FBR Lutfi Hakim saat dihubungi Liputan6.com, Sabtu (9/3).
Menurut Lutfi, Jokowi sudah terbukti yang peduli terhadap masyarakat dan budaya Betawi. "Siapa yang peduli terhadap masyarakat, yang akomodir kepentingan masyarakat Betawi dan itu jatuh ke Pak Jokowi," ucapnya.
Menurut Lutfi, FBR tidak membandingkan Prabowo dengan Jokowi. FBR justru membandingkan Sandiaga dan Jokowi karena keduanya pernah memimpin DKI dan bersentuhan langsung dengan kebudayaan Betawi.
"Justru Pak Sandi kurang peduli kebudayaan Betawi. Kalau bandingkan Prabowo dan Jokowi tidak apple to apple ya. Kami melihat dari pemerintahan Jakarta," ucapnya.
Lutfi mencontohkan keberanian Jokowi sata baru satu bulan menjadi Gubernur DKI, yakni mewajibkan pakaian betawi menjadi seragam PNS.
"Baru sebulan Jokowi cukup berani ketika memasukkan pakaian adat Betawi jadi pakaian Pemda. Sementara Anies Sandi dua bulan menjabat kami menyebut Abang tapi kepedulian kepada Betawi kurang. Perda 04 tahun 2015 itu masih separuh hati. Harusnya disempurnakan dengan pergub, tapi belum sampai sekarang," jelasnya
Meski demikian, Lutfi menyebut bukan berarti Anies-Sandi tidak memperhatikan masyarakat betawi sama sekali saat menjabat.
"(Anies-Sandi) Mengangkat person Betawi jadi wali (kota) tapi itu person, kita butuh sistem. Yang kita butuhkan sistem yang bisa mengikat semua," tandasnya.
Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya