Ini Pesan Pencopotan Luqman Hakim dari Pimpinan Komisi II DPR RI

Pesan tersebut diterima merdeka.com pada Rabu (13/4) dini hari. Di ujung pesan tertulis atas nama Juru Bicara DPP PKB.

Muhammad Genantan Saputra
Ini Pesan Pencopotan Luqman Hakim dari Pimpinan Komisi II DPR RI
Anggota Fraksi PKB Luqman Hakim. ©2019 Merdeka.com

PKB mencopot Luqman Hakim dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi II DPR RI. Pencopotan ini diketahui setelah beredar pesan yang menyatakan Luqman membuat marah Ketum PKB Muhaimin Iskandar.

Pesan tersebut diterima merdeka.com pada Rabu (13/4) dini hari. Di ujung pesan tertulis atas nama Juru Bicara DPP PKB.

Dalam pesan itu, Luqman disebut berbeda sikap dengan Cak Imin soal dukungan calon Ketum PBNU saat itu antara Gus Yahya dan Said Aqil Siradj. Selain itu, Luqman memilih tetap bertahan sebagai Ketua Pimpinan Pusat GP Ansor meski Cak Imin telah menempatkan Ansor sebagai lawan politik.

Ini isi pesan lengkap Luqman dicopot:

Tidak Loyal Kepada Gus Muhaimin, DPP PKB Copot Luqman Hakim Dari Wakil Ketua Komisi II DPR

JAKARTA (12/04/2022)

Anggota Fraksi PKB Luqman Hakim dicopot dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi II DPR RI. Pencopotan ini adalah puncak amarah Ketua Umum DPP PKB Gus Muhaimin kepada Luqman yang menentang penundaan pemilu 2024.

Ketika Presiden Joko Widodo, 10 April 2022, menegaskan Pemilu 2024 tetap harus dilaksanakan tanggal 14 Februari 2024, tidak ada penundaan pemilu, perpanjangan masa jabatan presiden dan presiden 3 periode, maka telah membuat Gus Muhaimin kehilangan muka.

Gus Muhaimin sudah memberi perintah kepada Pimpinan FPKB DPR RI agar mencopot Luqman pada awal Maret 2022. Tetapi, Pimpinan FPKB menunda-nunda melaksanakan perintah tersebut. Karena itu, Gus Muhaimin memberi teguran keras kepada Pimpinan FPKB pada hari Senin, 11 April 2022.

Sebelum melakukan dosa besar melawan penundaan pemilu yang dipelopori Gus Muhaimin, DPP PKB telah mencatat banyak kesalahan dan dosa yang dilakukan Luqman.

Inilah daftar dosa-dosa Luqman :

- Luqman memilih tetap bertahan sebagai Ketua Pimpinan Pusat GP Ansor walau pun Gus Muhaimin telah menempatkan Ansor sebagai lawan politik. Sikap Gus Muhaimin itu disebabkan Ketum Ansor Yaqut CQ menerima pinangan Jokowi sebagai Menag RI, tanpa melaporkan ke Gus Muhaimin. Luqman lebih berpihak kepada Yaqut CQ dan Ansor dari pada kepada Gus Muhaimin.

- Pada Muktamar NU ke-34 di Lampung Desember 2021, Luqman terang-terangan mendukung Gus Yahya. Sedangkan Gus Muhaimin memberi perintah langsung kepada pengurus agar mengerahkan seluruh sumber daya PKB membantu memenangkan Buya Said Aqil Siradj ketiga kalinya.

- Luqman bersedia ditunjuk Gus Yahya sebagai Sekretaris Lembaga Wakaf dan Pertanahan PBNU. Kesalahan ini fatal. Luqman melanggar etika, disiplin partai dan tidak menghormati Gus Muhaimin yang dirugikan sejumlah manuver Gus Yahya sebagai Ketum PBNU. Seharusnya Luqman menolak bergabung PBNU. Apalagi di berbagai kesempatan Gus Muhaimin sudah menyatakan kesiapan menghadapi serangan-serangan Gus Yahya.

- Dosa terbesar Luqman adalah menentang upaya penundaan pemilu yang dipelopori Gus Muhaimin. Selain berkali-kali menyatakan tidak setuju penundaan pemilu melalui media massa, DPP PKB juga mendapat informasi adanya berbagai kegiatan tertutup yang dilakukan Luqman untuk melawan penundaan pemilu 2024.

Pencopotan Luqman dari Wakil Ketua Komisi II DPR RI adalah bukti nyata DPP PKB tidak memberi toleransi sedikit pun terhadap siapa saja yang tidak tunduk, patuh dan loyal kepada Gus Muhaimin.

Hidup Gus Muhaimin!
Hidup PKB!
Gus Muhaimin Presiden 2024!

ttd

Juru Bicara DPP PKB

Rekomendasi