Hindari cukong, Sandiaga jual saham perusahaannya demi Pilpres 2019
Merdeka.com - Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno menjual 51,40 juta lembar sahamnya di PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG). Dari penjualan saham SRTG, Sandi meraup dana Rp 194,08 miliar.
Sandiaga menerangkan, sebagian dari dana 194,08 miliar tersebut digunakan untuk kepentingan kampanye sampai April 2019. Dia mengatakan, Prabowo Subianto dan dirinya komitmen mengeluarkan modal.
"Sebagian saya gunakan untuk membeli obligasi pemerintah, sebagian lagi ditabung, sebagian lagi mungkin untuk kegiatan 6-7 bulan ke depan dan kita masih menghitung berapa biaya buat keperluan ke depan," katanya di Sunter Ikon, Jakarta Utara, Jumat (5/10).
"Dan saya bersama pak Prabowo komit untuk menyokong dan mensupport kebutuhan dana untuk badan pemenangan dan tim yang sekarang bekerja di lapangan," sambungnya.
Lanjutnya, hal ini menepis anggapan bila ada suntikan dana kampanye dari para cukong. Pria yang beken disapa Sandi itu ingin menunjukkan dirinya akan transparan pada proses kampanye Pemilihan Presiden 2019.
"Saya mau menunjukkan kalau dari kami akan transparan. Kalau saya itu sumbernya penjulan saham, sebagian mungkin nanti akan mendanai kampanye dan itu akan sangat transparan akan terlihat dari laporan keuangan yang akan dirilis oleh badan pemenangan tiap akhir bulan," tuturnya.
Sandiaga Salahuddin Uno menjual 51,40 juta saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG). Ia meraup dana Rp 194,08 miliar dari penjualan saham SRTG tersebut.
Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (4/10), Sandiaga Uno melepas saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk dalam dua tahap antara lain pertama pada 2 Oktober 2018 dengan jual 12 juta saham. Kemudian pada 3 Oktober 2018, Sandiaga Uno jual 39,40 juta saham.
"Harga penjualan per saham Rp 3.776," seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya