Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hidayat Nur Wahid ajak Jokowi salat Jumat bareng demonstran di Monas

Hidayat Nur Wahid ajak Jokowi salat Jumat bareng demonstran di Monas Demo 4 November. ©2016 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid mengajak Presiden Joko Widodo untuk hadir dan ikut salat Jumat bersama pendemo di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, besok. Hidayat berharap Jokowi hadir mengingat aksi susulan kasus penistaan agama akan berjalan super damai.

"Ini suara saya pribadi, kalau misalnya bapak Jokowi berkenan salat Jumat bersama besok itu pastinya sangat bagus. Ini tegaskan bahwa aksi ini super damai. Harapan yang ditangkap masyarakat mereka sangat berharap besok presiden bisa maknai aksi super damai itu dengan ikut salat Jumat berjamaah," kata Hidayat di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/12).

Hidayat mengimbau agar pendemo dan aparat gabungan bisa menjaga aksi tersebut berjalan damai. Sebab, desakan dari pendemo sudah jelas yakni agar Gubernur DKI Jakarta non-aktif segera ditahan karena telah menistakan agama.

"Maka harus penting betul saling memahami, antara rekan-rekan peserta aksi dan rekan-rekan aparat, mereka bukan musuh, mereka sesama bangsa indinesia, pecinta NKRI, apalagi kalau sesama muslim," jelasnya.

"Maka kedua pihak harus saling menjaga dan memastikan aksi itu damai. Dan agendanya jelas, bukan agenda-agenda lainnya," tambah Hidayat.

Pemerintah pun telah mengizinkan dan menjamin tak ada larangan bagi warga negara untuk turut serta dalam aksi damai besok asalkan tidak bertindak anarkis.

"Penting betul untuk diingatkan bahwa aksi damai besok sudah diizinkan oleh presiden bapak Jokowi, Pak JK juga sudah mengizinkan. Pemerintah juga izinkan artinya bukan aksi yang anarki atau seperti isunya terjadi makar," tegas dia.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP