Gerindra Masuk Kabinet, NasDem Bertahan Atau Jadi Partai Oposisi?

Senin, 21 Oktober 2019 20:41 Reporter : Sania Mashabi
Gerindra Masuk Kabinet, NasDem Bertahan Atau Jadi Partai Oposisi? Surya Paloh. ©Liputan6.com/Ratu

Merdeka.com - Ketum Gerindra Prabowo Subianto bersama Edhy Prabowo mendatangi Istana Negara, Senin (21/10) siang tadi. Prabowo memastikan Gerindra mendapat jatah menteri dalam kabinet Jokowi periode ke dua. Prabowo mengaku diminta Jokowi untuk menjadi menteri bidang pertahanan.

Gerindra yang sempat digadang-gadang memimpin untuk menjadi partai oposisi, kini malah merapat ke Pemerintah.

Ketua Umum Surya Paloh sempat menyatakan partainya siap jadi oposisi pemerintah jika tak ada partai yang mau menjadi oposisi. Ketua DPP Partai NasDem Irma Suryani Chaniago tegaskan, pernyataan itu dilontarkan jika memang tidak ada yang mau menjadi partai oposisi.

"Kan kalau tidak ada yang mau jadi oposisi," kata Irma pada merdeka.com, Senin (21/10).

Irma menjelaskan sampai detik ini partainya belum keluar dari koalisi pemerintahan. Sebab, masih ada partai yang menjadi oposisi.

"NasDem tetap dukung pemerintah dan tetap di koalisi, enggak mungkin dong kami meninggalkan apa yang sudah kami menangkan? Jika masih ada yang bisa jadi check and balance kenapa harus berada di luar?" ujarnya.

Terkait Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang diminta bantuannya oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi di bidang pertahanan, Irma menanggapi santai. Menurutnya, masalah penunjukan menteri adalah hak prerogatif presiden.

"Penunjukan menteri adalah hak prerogatif presiden, tidak ada masalah bagi NasDem," ucapnya. [ded]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini