Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menunjuk FX Hadi Rudyatmo sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD PDIP Jawa Tengah, menggantikan Bambang 'Pacul' Wuryanto. Selain surat resmi, penunjukan tersebut juga telah disampaikan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto melalui tembungan telepon pada Rabu (20/8) malam.
Mantan Wali Kota Solo mengaku siap dengan tugas barunya tersebut. Meski beban bertambah, Rudy (sapaan akrab Hadi Rudyatmo) berkomitmen untuk melaksanakan perintah Megawati Soekarnoputri dengan sepenuh hati.
"Saya merasa beban juga bertambah, namun karena ini merupakan perjuangan dan ini adalah perintah ketua umum, apapun yang diperintahkan ketua umum, pasti akan saya laksanakan dengan sepenuh hati," ujar Rudy, Kamis (21/8).
Terkait tugas barunya, Rudy mengungkapkan, di antaranya menyelesaikan apa yang menjadi keinginan dan harapan ketua umum, yaitu proses penjaringan dan penyaringan calon ketua DPD, calon ketua DPC dan calon ketua PAC, hingga terbentuknya kepengurusan yang baru.
Rudy meminta kepada para pengurus lama di DPD, DPC hingga PAC agar tidak khawatir dengan kehadirannya. Ia memastikan tidak akan melakukan hal-hal yang merugikan partai.
"Saya tidak akan melakukan pembantaian ataupun penggusuran ataupun, organisasi ini supaya jadi orang-orang yang berkelompok-kelompok, tidak. Tidak tidak ada kelompok. Yang ada adalah pengurus dan kader PDI Perjuangan di bawah kepemimpinan Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri," tandasnya.
Selain menjadi Plt Rudy mengaku masih memegang kendall sebagai Ketua DPC PDIP Solo hingga dinyatakan definitif.
"Nanti kalau DPD definitif itulah baru kita bekerja untuk yang selanjutnya," ucapnya.
Dikatakan Rudy, prioritas utama yang akan dikerjakan adalah berkomunikasi dengan Bambang Pacul untuk meminta arahan. Ia menyadari bahwa tugas menjadi Plt tidaklah mudah seperti tugas-tugas yang ada di DPC dan PAC. Apalagi ada 35 kota kabupaten yang semestinya harus bersatu dan bergotong-royong.
"Jadi jangan punya pemikiran saya nanti untuk menyingkirkan orang-orang ini, enggak ada. Saya tidak pernah memikirkan hal itu. Semua adalah orangnya ketua umum PDI Perjuangan Bu Hajah Megawati Soekarno Putri," tegasnya.
Rudy mengaku tidak pernah menyangka akan menjadi Plt Ketua DPD PDIP Jateng. Kepada Megawati Rudy mengaku pasrah akan diberikan tugas dimanapun, termasuk di DPC Solo, yang sudah dipegangnya selama 25 tahun. Rudy menambahkan tugas apapun akan ia jalani demi untuk kepentingan PDIP dan masyarakat.
"Saya ditugasi ibu ketua umum ibaratnya, saya disuruh masuk sumur yang beracun pun, kalau itu untuk kepentingan PDI Perjuangan dan masyarakat itu akan saya lakukan. Namun, melakukannya kan mesti butuh peralatan dan sebagainya. Jangan sampai saya mengambil apa persoalan yang ada di dalam sumur itu nanti, saya meninggal di situ. Lah itu kan enggak ada artinya. Lah sehingga hal inilah yang menjadi komitmen saya kepada ibu ketua umum," tandasnya.
Advertisement