Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dukung Jokowi nyapres dinilai strategi PSI dulang suara di 2019

Dukung Jokowi nyapres dinilai strategi PSI dulang suara di 2019 Ketum PSI Grace Natalie temui Presiden Jokowi. Twitter @grace_nat

Merdeka.com - Pengurus DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (11/4) lalu. Dalam pertemuan itu, Ketua Umum PSI Grace Natalie menyatakan PSI akan mendukung Jokowi kembali maju sebagai calon Presiden di Pemilihan Pilpres 2019.

Dukungan PSI terhadap Jokowi itu dinilai wajar. Sebab, Pemilu 2019 akan dilakukan secara serentak yakni Pilpres dan Pemilu Legislatif digelar secara bersamaan.

"Ini konsekuensi dari berubahnya sistem pemilu yang artinya suara partai tergantung kepada siapa calon presidennya dalam Pemilu," kata pengamat politik Charta Politika, Yunarto Wijaya, Jumat (14/4).

Dia menilai pemilih pada pemilu memiliki kecenderungan untuk memilih parpol yang mengusung capres yang mereka pilih. Karenanya, capres yang memiliki magnet electoral bagus akan berimbas positif bagi partai pendukungnya.

"Siapa partai yang mendukung capres yang potensial maka berimbas kepada perolehan suara partai di pemilu. Demikian pula sebaliknya," katanya.

Seperti diketahui, dukungan buat kembali maju di Pilpres 2019 juga sebelumnya diberitakan Partai Golkar kepada Jokowi. Hal itu dinilainya sebagai strategi Golkar untuk mendongkrak suara. Sebab beberapa waktu lalu Golkar terpuruk konflik internal.

"Belakangan Golkar dilanda banyak masalah internal," katanya.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP