Di Acara Caleg PKB, Jokowi Akui Belajar Soal Nilai Anti Diskriminasi dari Gus Dur
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo menghadiri acara konsolidasi caleg Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sekaligus haul ke-9 Abdurrahman Wahid, atau yang akrab disapa Gus Dur. Jokowi menuturkan, semangat anti diskriminasi merupakan nilai yang diambil dari pemikiran Gus Dur di perpolitikan.
"Nilai-nilai dalam berdemokrasi, nilai kemanusiaan, nilai di dalam keagamaan, ketauhidan nilai-nilai banyak sekali ya saya kira dari beliau, nilai-nilai anti diskriminasi," ujar Jokowi di Balai Sarbini, Senin (17/12).
Jokowi mengingatkan, masyarakat harus menjunjung tinggi sopan santun dan tata krama saat masa kampanye seperti sekarang. Calon presiden petahana itu mengimbau agar tidak saling berbenturan hanya karena berbeda pilihan dalam Pilpres.
"Dalam berpoilitik, berdemokrasi, nilai-nilai tata krama itu harus dikedepankan, sopan santun dalam berpolitik itu dikedepankan. Jangan sampai sopan santun itu hilang gara-gara perbedaan pilihan. Keinginan untuk menang, nabrak sana nabrak sini saya kira bukan itu tata krama Indonesia," tandasnya.
Sementara itu, Jokowi berterima kasih atas dukungan besar partisipan, pengurus dan para caleg PKB. Berdasarkan survei internal tim Jokowi-Ma’ruf, 91 persen kader partai besutan Gus Dur itu mendukung capres-cawapres nomor urut 01.
"Itu sangat tinggi, 91 persen," tandas Jokowi.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya