Desmond klaim anggota Pansus angket tak bisa dijerat KPK

Selasa, 12 September 2017 12:31 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Desmond klaim anggota Pansus angket tak bisa dijerat KPK Desmond Junaidi Mahesa. ©dpr.go.id

Merdeka.com - Wakil Ketua Komisi III Desmond J Mahesa mengatakan KPK tidak bisa memidanakan anggota Pansus dengan pasal 21 tentang upaya menghalang-halangi proses hukum atau Obstruction of Justice.

Desmond mengklaim, Jaksa Agung M Prasetyo telah menjelaskan bahwa anggota Pansus tidak bisa dipidana saat melaksanakan tugas penyelidikan ke KPK.

"Kemarin rapat saya pimpin Jaksa Agung niatnya apa menghalangi-halangi, kalau itu melaksanakan tugas seperti pansus apakah bisa dipidana? Kalau kita memakai omongan Jaksa Agung enggak bisa dipidana," katanya di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta. Selasa (12/9).

Saat rapat kerja dengan KPK, sejumlah anggota Pansus angket ditugaskan ke Komisi III. Di lain hal, Desmond menilai pergeseran sejumlah anggota Pansus itu hal wajar.

"Hari ini kan banyak persepsi seolah-olah hari ini kayak pansus, bukan ini tugas pengawasan DPR tapi kalo memang ada orang yang di-BKO oleh fraksinya di komisi bukan sesuatu aneh, dalam DPR sudah biasa," tegasnya.

Desmond membantah pertanyaan-pertanyaan yang diajukan Komisi III bertujuan untuk menyerang atau melemahkan KPK. Pertanyaan yang diajukan hanya juga bukan berdampak pada rekomendasi akhir Pansus. Rapat kerja tersebut, hanya untuk mengevaluasi kinerja yang dirasa merugikan publik.

"Apa yang memperlemah KPK, itu adalah mempertegas apa-apa yang belum tegas di KPK. Ya ini hanya RDP saja, bukan Pansus yang berdampak ada rekomendasi. Kalau Pansus ada rekomendasi, kalau komisi penggalian sesuatu yang merugikan masyarakat, sesuatu yang ditanyakan," tutupnya. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini