Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cerita Nurdin Halid rasakan manfaat koperasi sejak kecil

Cerita Nurdin Halid rasakan manfaat koperasi sejak kecil Nurdin Halid. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Calon gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Halid banyak menaruh harapan pada bidang koperasi. Koperasi disiapkan sebagai tonggak kebangkitan ekonomi kerakyatan di daerah jika terpilih bersama Aziz Qahhar Mudzakkar kelak.

Kecintaan Nurdin terhadap koperasi terpupuk dari pengalamannya sejak kecil, hingga akhirnya dia dipercaya menjabat Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin).

Bagi Nurdin, koperasi seperti perpanjangan tangan Allah untuk memudahkan kebutuhan orang-orang kecil. Sebab lembaga ini bisa membantu orang banyak dan orang susah.

Nurdin Halid merasakan sendiri peran besar koperasi saat dia kecil. Waktu itu, ekonomi keluarganya terbilang cukup sulit. Ayahnya seorang guru, sedangkan ibunya hanya mengurus rumah tangga.

"Saya memang sangat mencintai dunia koperasi. Masa kecil kami bisa dikatakan sulit. Saya anak kedua dari sebelas bersaudara, jadi saya paham betul susahnya kehidupan ekonomi orangtua kami dulu. Koperasi inilah yang sempat menjadi penolong kami," terang Nurdin di Makassar beberapa waktu lalu.

Nurdin berkisah, pendapatan ayahnya saat itu hanya mampu memenuhi kebutuhan rumah tangga hingga pertengahan bulan. Selanjutnya mereka berharap pada hutang.

"Untungnya di sebelah rumah berdiri koperasi sehingga keluarga yang senasib dengan kami tidak pernah dipersulit. Kami meminjam kebutuhan pokok seperti beras, gula dan tepung. Bahkan rokok untuk ayah saya," tambahnya.

Koperasi kemudian menjadi lembaga yang sangat dicintai mantan ketua PSSI tersebut. Sehingga menurutnya koperasi harus diperbanyak sebab memiliki tujuan yang jelas untuk membantu ekonomi masyarakat.

Nurdi percaya melalui semangat dan gerakan koperasi, maka perekonomian dapat kembali tumbuh secara paripurna. Desa dan kota harus melaju seiring agar tidak ada lagi ketimpangan ekonomi dan pembangunan.

Gerakan koperasi ditambah optimalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan bagian dari program besar NH-Aziz menciptakan Sulsel Baru yang lebih sejahtera. Sederhananya, Koperasi dan BUMDes akan dibangun di tiap desa sehingga ekonomi kerakyatan benar-benar terasa hingga ke pelosok.

Koorbid Pratama DPP Golkar itu memang berkeyakinan masalah kemiskinan dan ketimpangan ekonomi dapat dipecahkan melalui semangat dan gerakan koperasi. Hanya saja, diakuinya perlu digugah lagi peran serta masyarakat.

Terlebih, kontribusi masyarakat maupun pelaku koperasi di Sulsel belumlah begitu besar. Begitu pula dengan kesadaran berkoperasi yang masih minim. Salah seorang pelaku dan pemerhati koperasi di Sulsel, Asrullah, memuji hanya pasangan NH-Aziz yang memiliki kepedulian terhadap gerakan koperasi. Toh, latar belakang keduanya sangat pro-ekonomi kerakyatan.

"Komitmen NH-Aziz untuk menggelorakan semangat gerakan koperasi tidak diragukan. Keduanya memegang prinsip sistem ekonomi kerakyatan yang identik dengan koperasi. Terkhusus NH, gerakan koperasi bahkan telah dilakoninya mulai dari level daerah hingga level internasional," tutur dia.

(mdk/paw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP