Cak Imin Ungkap Pengganggu Koalisi, Gerindra: Biasa Itu Parpol Ada Godaan dan Rayuan

Selasa, 16 Agustus 2022 20:35 Reporter : Ahda Bayhaqi
Cak Imin Ungkap Pengganggu Koalisi, Gerindra: Biasa Itu Parpol Ada Godaan dan Rayuan Prabowo dan Cak Imin deklarasikan koalisi Gerindra-PKB. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Ketum PKB Muhaimin Iskandar mengungkapkan ada pihak yang ingin mengganggu koalisi Gerindra-PKB. Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menganggap adanya gangguan tersebut adalah hal biasa.

"Sama saja, ada juga, tetapi kami tidak menganggap itu sebagai sebuah gangguan karena itu adalah pilihan-pilihan keputusan politik. Mau dengan A, B, C, dan seterusnya," kata Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8).

Menurutnya, adanya godaan dalam partai politik merupakan hal wajar. Dia memahami gangguan yang Cak Imin ungkapkan, namun tidak mengetahui jelas bentuk gangguan yang dimaksud.

"Biasa kan namanya sebuah partai politik kalau itu yang disampaikan Pak Muhaimin saya kira kami bisa memahami karena tujuan politik selalu saja ada godaan, ada rayuan, dan hambatan, sehingga apa yang disampaikan oleh Pak Muhaimin saya kira kami bisa memahami itu. Tapi apa bentuknya, saya tidak paham," tuturnya.

Muzani mengatakan, Gerindra dan PKB ingin adanya eksklusifitas dalam berkoalisi. Artinya memiliki hak-hak dasar dalam koalisi itu.

"Ya kira-kira baik PKB ataupun Gerindra ingin eksklusifitas dalam berkoalisi, eksklusifitas itu artinya dia yang pertama. Dia yang dapatkan eksklusifikasi dari hak-hak politik," ucapnya.

Diberitakan, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengungkapkan, ada yang mengganggu PKB agar tidak jadi berangkat ke Sentul, Bogor dalam acara deklarasi koalisi bersama Gerindra. Ada pihak yang berharap PKB tidak berkoalisi dengan Gerindra.

Hari ini Sabtu (13/8) Gerindra dan PKB resmi berkoalisi unjuk pemilu 2024 di Sentul International Convention Center (SICC).

"PKB sebelum jalan dan berangkat ke sini banyak yang mengganggu dan mengharapkan kita tidak jadi berangkat ke sini," kata Cak Imin saat pidato dalam acara deklarasi koalisi bersama Gerindra di SICC, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (13/8).

Tetapi, Cak Imin tetap bertekad berangkat ke Sentul untuk berkoalisi dengan Gerindra. Dia ingin bersama partai Prabowo Subianto memajukan bangsa Indonesia.

"Tetapi perlu saya teguhkan disini kebersamaan PKB dan Gerindra adalah tekad seperti tekad kita mewarisi para pendiri bangsa untuk memajukan dan memakmurkan bangsa Indonesia sekuat tenaga," jelasnya.

Cak Imin yakin dan optimis kebersamaan Gerindra dan PKB hari ini mengukir sejarah Indonesia untuk masa depan yang lebih damai, tentram, adil dan makmur sejahtera.

"Oleh karena itu untuk tujuan mulia seperti itu Insya Allah tidak akan ada yang menghalangi kebersamaan Ke dan Gerindra di masa masa mendatang," tukas Cak Imin. [rhm]

Baca juga:
Prabowo Maju Capres di Pemilu 2024, PDIP: Boleh Saja Ya Wong Nyalon
Puan Ditanya Kapan PDIP Berkoalisi: Tunggu Tanggal Mainnya
Reaksi Anies Baswedan Ditanya Prabowo Nyapres Lagi di 2024
Ridwan Kamil Disarankan Gabung Partai, Ini Parpol yang Dinilai Cocok
Sandiaga Digoda PAN-PPP Maju Pilpres 2024, Sekjen Gerindra: Dia Loyal ke Prabowo
Anies Baswedan jadi Kandidat Capres, PKS: Kita Perlu Perahu dan Nakhoda yang Pas

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini