9 Daerah Dinilai Bawaslu Jateng Rawan Tinggi Pilkada 2020

Selasa, 30 Juni 2020 02:32 Reporter : Danny Adriadhi Utama
9 Daerah Dinilai Bawaslu Jateng Rawan Tinggi Pilkada 2020 Ilustrasi Pilkada Serentak. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jawa Tengah mengungkap sembilan daerah di Jateng masuk kategori rawan tinggi pada Pilkada 2020. Bahkan Kota Semarang dan Kabupaten Semarang masuk dalam kategori rawan tinggi pandemi Covid-19.

"Karena ada pandemi Covid-19, IKP juga meneropong kondisi terkini pada masa pandemi ini. Di antaranya Kabupaten Pekalongan, Klaten, Sukoharjo, Pemalang, Wonosobo, Sragen, Rembang, Kabupaten Semarang dan Kota Semarang. Semua berdasarkan hasil indeks kerawanan pemilu (IKP) Jawa Tengah," kata Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jateng, Anik Sholihatun, Senin (29/6).

Sedangkan 12 kabupaten kota lainnya masuk dalam kategori rawan sedang. Meski begitu, pihak Bawaslu akan tetap melakukan pengawasan untuk mengantisipasi pencegahan pelanggaran dalam pilkada.

"Sebab, situasi selama beberapa bulan ke depan bisa berubah. Untuk itu kami meminta seluruh pengawas pilkada melakukan berbagai pencegahan di segala aspek. Jika sudah dicegah dan diberi rambu-rambu tapi masih saja terjadi pelanggaran maka akan dilakukan proses penindakan," jelasnya.

Pilkada di masa pandemi tidak mudah karena menyangkut keselamatan manusia dari wabah Covid-19. Maka dari itu semua pihak harus disiplin. "Kita ingin pilkada sukses. Jadi kondisi terkini pada masa pandemi baik dari sisi proses dan hasil pilkada maupun keselamatan semua pihak yang terlibat harus disiplin," jelasnya.

Kategori kerawanan ini berdasarkan indeks kerawanan pemilu (IKP) di 21 kabupaten kota jateng yang akan digelar pada Desember 2020. Adapun kategori IKP meliputi empat dimensi yakni sosial (gangguan keamanan, bencana alam, kekerasan atau intimidasi pada penyelenggara pemilu).

Dimensi politik (keberpihakan penyelenggara pemilu, rekruitmen penyelenggara pemilu yang bermasalah, ketidaknetralan aparatur sipil negara, penyalahgunaan anggaran).

Sedangkan dimensi infrastruktur daerah (dukung teknologi informasi, sistem informasi, penyelenggara pemilu, dan dimensi pandemi (anggaran Pilkada terkait covid-19 data terkait Covid-19 dukungan pemerintah daerah, resistensi masyarakat, hambatan pengawasan pemilu).

Berdasarkan dimensi sosial kabupaten Pekalongan dan Kota Semarang masuk kategori rawan tinggi. Untuk kategori rawan tinggi dimensi politik yakni Klaten, Sukoharjo, Pemalang, Sragen, Rembang, Kabupaten Semarang dan Kota Semarang.Terkait dimensi infrastruktur daerah, Kabupaten Wonosobo memiliki kerawanan tinggi. [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini